Lumajang || kolocokronews
– Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus diperkuat Polres Lumajang melalui patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD). Pada Minggu (7/6/2026) dini hari, tim gabungan diterjunkan menyisir kawasan Jalur Lingkar Timur (JLT) untuk mengantisipasi balap liar sekaligus menekan potensi tindak kriminalitas.
Patroli yang dimulai sekitar pukul 01.00 WIB itu melibatkan personel Polsek Lumajang Kota, Polsek Tekung, Kompi Siaga Polres Lumajang, serta Tim Khusus (Timsus) Polres Lumajang. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Lumajang Kota, Iptu Edi Kuswanto, bersama anggota Timsus, Ipda Eko Budi Laksono.
Sejumlah titik yang dinilai rawan menjadi sasaran pengawasan, di antaranya kawasan JLT Desa Tukum, Kecamatan Tekung, hingga Simpang Empat Desa Boreng, Kecamatan Lumajang. Dengan patroli bergerak menggunakan kendaraan dinas, petugas memantau situasi sepanjang jalur yang masih ramai dilintasi kendaraan pada jam-jam rawan.
Selain memastikan kondisi tetap aman, petugas juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan mematuhi aturan berlalu lintas.
Patroli ini difokuskan untuk mencegah berbagai bentuk kejahatan, khususnya tindak pidana 4C yang meliputi pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, serta pencurian hewan. Di sisi lain, aparat juga mengantisipasi aksi balap liar dan penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis yang kerap meresahkan masyarakat.
Kapolsek Lumajang Kota, Iptu Edi Kuswanto, mengatakan bahwa patroli gabungan merupakan bentuk sinergi antarunit kepolisian dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
Menurutnya, kehadiran petugas di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan maupun pelaku balap liar yang memanfaatkan waktu dini hari untuk beraksi.
Ia menambahkan, Jalur Lingkar Timur menjadi salah satu titik perhatian karena merupakan akses penghubung yang tetap aktif dilalui kendaraan hingga larut malam.
Senada dengan itu, Ipda Eko Budi Laksono menegaskan bahwa patroli intensif akan terus dilakukan sebagai langkah preventif menjaga keamanan wilayah. Selain mencegah tindak pidana 4C, kegiatan tersebut juga bertujuan menciptakan ketertiban lalu lintas dan kenyamanan masyarakat dari berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu ketenangan.
Pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dengan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan maupun potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.
Hingga patroli berakhir menjelang matahari terbit, situasi di seluruh lokasi yang menjadi sasaran terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya aksi balap liar maupun gangguan kamtibmas yang menonjol, menandakan kehadiran aparat di lapangan mampu menjaga stabilitas keamanan pada jam-jam rawan.
(Red).
