Kecamatan Singosari Raih Nilai Tertinggi IGA 2026, Sanggar Lingkungan Jadi Inovasi Unggulan Kabupaten Malang

5/5 - (1 vote)

MALANG | Kolocokronews
– Kecamatan Singosari kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2026 tingkat Kabupaten Malang, Kecamatan Singosari berhasil meraih penghargaan sebagai kecamatan paling inovatif dengan nilai tertinggi melalui inovasi Sanggar Lingkungan Singosari.

Penghargaan tersebut diserahkan pada Kamis (23/7/2026) di Pendopo Kabupaten Malang, Jalan Panji Nomor 158, Kepanjen, dalam acara yang dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Budiar, M.Si, Analis Kebijakan Ahli Muda Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri RI Arzad Secrio, S.IP., MPA, jajaran kepala perangkat daerah, para camat se-Kabupaten Malang, kepala puskesmas, BUMD, serta unsur perangkat pemerintahan Kabupaten Malang.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Kecamatan Singosari dalam menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya di bidang pelestarian lingkungan.

Melalui Sanggar Lingkungan Singosari, pemerintah kecamatan memfasilitasi masyarakat dan para pegiat lingkungan dalam sebuah wadah edukasi, pemberdayaan, gerakan sosial, hingga pengembangan ekonomi sirkular. Program ini dirancang untuk memperkuat kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus mendukung berbagai kebijakan lingkungan hidup yang berkelanjutan.

Semangat kolaborasi itu tercermin dalam slogan yang terus digaungkan, “Satu Hati Singosari Pasti Bisa!”, sebagai wujud kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan produktif.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Budiar, M.Si, menegaskan bahwa inovasi merupakan kunci penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, pemerintah daerah harus terus melahirkan berbagai terobosan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Melalui semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, Kabupaten Malang diharapkan terus berkembang menjadi daerah yang inovatif dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi warganya,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Singosari Wellem S., S.Sos., M.Link. mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diraih. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras, sinergi, dan komitmen seluruh elemen masyarakat yang memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian lingkungan.

“Alhamdulillah, penghargaan ini bukan hanya milik Kecamatan Singosari, tetapi menjadi hasil kerja bersama seluruh masyarakat yang selama ini aktif mendukung berbagai program lingkungan. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi demi kemajuan Singosari,” tuturnya.

Prestasi Singosari semakin lengkap karena Desa Tunjungtirto juga berhasil meraih penghargaan sebagai Desa Terinovatif melalui inovasi pengelolaan sampah SAMBER PETIR. Capaian tersebut menunjukkan bahwa semangat inovasi di wilayah Singosari tumbuh mulai dari tingkat kecamatan hingga desa.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Kabupaten Malang untuk terus menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
(Red).

error: Content is protected !!