Punokawan Buka Forum : Listrik Padam, yang Menyala Justru Keluhan Rakyat

Malang || kolocokronews Di bawah pohon beringin yang rindang, Semar duduk sambil menyeruput kopi. Gareng sibuk mengipasi diri karena udara terasa gerah. Petruk berkali-kali memencet ponselnya yang sudah tinggal satu persen baterai. Sementara Bagong mondar-mandir membawa ember kosong. “Ada apa, Gong?” tanya Semar. “Mau mandi, Bopo. Airnya habis. Pompa mati karena listrik padam,” jawab Bagong…

Read More

Punokawan Buka Forum: “Yang Dibakar Sertifikatnya, Kenapa yang Panas Seluruh Negeri?”

GORO- GORO– || KOLOCOKRONEWS Di sebuah gardu bambu di pinggir desa, Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong sedang duduk melingkar. Kopi hitam masih mengepul, singkong rebus belum habis dimakan, ketika Petruk datang membawa kabar yang sedang viral. Petruk:”Bopo Semar, ada seorang perempuan membakar belasan sertifikat prestasinya. Katanya, semua perjuangan itu tidak membantunya saat mengikuti jalur prestasi.”…

Read More

Punokawan Buka Forum Setelah Memilih, Jangan Hanya jadi Penonton

Goro-Goro || kolocokronews Di sebuah gardu sederhana, Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong duduk menikmati sore. Secangkir kopi dan sepiring singkong rebus menemani obrolan yang pelan-pelan mengarah pada urusan negeri. Bagong memecah keheningan.“Bopo, aku ini bingung. Waktu pemilu, semua orang sibuk bilang suara rakyat itu mahal. Setelah pemimpin terpilih, rakyat malah disuruh diam. Kalau protes dibilang…

Read More

Rupiah Rp18 Ribu, Punokawan Buka Forum Siapa yang Menang Saat Rakyat Mengencangkan Ikat Pinggang?

GORO-GORO || Kolocokronews Di sebuah pendopo sederhana, empat Punakawan berkumpul. Secangkir kopi hitam dan singkong rebus menjadi teman diskusi mereka. Topiknya bukan perang, bukan pula perebutan tahta, melainkan rupiah yang kini terpuruk di kisaran Rp18 ribu per dolar AS. Semar mengusap janggutnya sambil tersenyum tipis. “Kalau harga cabai naik, rakyat yang menangis. Tapi kalau dolar…

Read More
error: Content is protected !!