MADIUN || Kolocokronews
– Minggu, 19 Juli 2026 – Memasuki puncak musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang dipicu cuaca kering dan suhu udara yang semakin tinggi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kota Madiun, Muhammad Yusuf Asmadi, mengatakan pengalaman pada musim kemarau sebelumnya menunjukkan sebagian besar kebakaran terjadi akibat pembakaran sampah di lahan kosong maupun lahan kering. Oleh karena itu, masyarakat diminta menghentikan kebiasaan membakar sampah secara sembarangan karena dapat memicu kebakaran yang meluas.
“Pada musim kemarau sebelumnya, banyak kebakaran bermula dari pembakaran sampah di lahan kosong atau lahan kering. Karena itu kami mengimbau masyarakat agar tidak lagi membakar sampah sembarangan,” ujarnya.
Selain ancaman kebakaran lahan, BPBD juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran yang berasal dari instalasi listrik maupun penggunaan kompor gas di rumah.
Yusuf mengimbau warga untuk mencabut steker atau terminal listrik yang tidak digunakan saat meninggalkan rumah serta memastikan kompor gas benar-benar dalam kondisi aman setelah selesai digunakan.
“Kami juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi kebakaran akibat korsleting listrik. Sebelum keluar rumah, pastikan peralatan listrik yang tidak digunakan sudah dicabut. Begitu juga kompor gas harus dipastikan dalam kondisi aman agar tidak memicu kebakaran,” katanya.
Sebagai upaya mitigasi, BPBD Kota Madiun dalam waktu dekat akan meningkatkan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat mengenai dampak musim kemarau dan fenomena El Nino. Edukasi tersebut akan difokuskan pada langkah-langkah pencegahan kebakaran sekaligus pentingnya menghemat penggunaan air bersih selama musim kemarau berlangsung.
“Melalui sosialisasi ini kami ingin masyarakat semakin siap menghadapi musim kemarau, bukan hanya dengan mencegah kebakaran, tetapi juga membiasakan penggunaan air secara bijak agar ketersediaannya tetap terjaga,” tambah Yusuf.
BPBD Kota Madiun berharap partisipasi aktif masyarakat dalam menerapkan langkah-langkah pencegahan dapat meminimalkan risiko kebakaran selama musim kemarau. Kewaspadaan sejak dini dinilai menjadi kunci untuk melindungi lingkungan, harta benda, serta keselamatan masyarakat dari ancaman bencana kebakaran.
(Red).
