Lumajang || kolocokronews
– Aksi kejahatan jalanan kembali membuat resah warga Kabupaten Lumajang. Seorang pengendara motor asal Jember menjadi korban pembegalan saat melintas di jalur penghubung Lumajang–Jember, tepatnya di kawasan Dusun Pondokrejo, Desa Kaliboto Kidul, Kecamatan Jatiroto, Selasa (2/6/2026) malam.
Korban diketahui bernama Edi Santoso (40), warga Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember. Ia mengalami luka akibat serangan senjata tajam dan kehilangan sejumlah barang berharga setelah menjadi sasaran komplotan pelaku yang beraksi dengan modus menanyakan arah jalan.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.15 WIB ketika korban dalam perjalanan pulang usai bekerja di wilayah Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang. Saat melintasi lokasi kejadian, korban dihampiri seorang pengendara sepeda motor Honda Vario yang berpura-pura meminta petunjuk arah menuju Sumberbaru.
Namun situasi mendadak berubah ketika dari arah belakang muncul sepeda motor lain yang ditumpangi dua orang. Tanpa memberikan kesempatan korban untuk menghindar, salah satu pelaku langsung menyerang menggunakan senjata tajam.
“Awalnya pelaku bertanya arah jalan. Tidak lama kemudian datang motor lain dari belakang dan korban langsung diserang,” ungkap Kasubsi Pidm Sie Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, Rabu (3/6/2026).
Serangan tersebut mengenai bagian punggung kanan korban. Tak hanya itu, pelaku juga menendang sepeda motor Yamaha Vixion yang dikendarai korban hingga terjatuh ke jalan. Saat berusaha mempertahankan barang bawaannya, korban kembali mengalami luka gores di lengan kiri akibat sabetan senjata tajam.
Dalam kondisi terluka dan tidak mampu melawan, korban akhirnya kehilangan tas ransel berwarna biru yang dibawa pelaku. Setelah berhasil menguasai barang milik korban, komplotan tersebut langsung melarikan diri ke arah timur.
Kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Di dalam tas yang dirampas terdapat uang tunai sebesar Rp25 juta, satu unit laptop Samsung, satu unit telepon genggam Xiaomi Redmi 14T, satu unit Vivo V20, serta sejumlah dokumen penting seperti kartu ATM, STNK, dan SIM.
Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jatiroto sekitar pukul 21.00 WIB pada malam yang sama. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku.
Polres Lumajang memastikan proses pengejaran terus dilakukan mengingat aksi tersebut telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang melintas pada malam hari.
Di sisi lain, warga sekitar berharap aparat keamanan meningkatkan patroli di kawasan yang dinilai rawan tindak kriminal. Salah seorang warga, Fendi, menilai kehadiran polisi secara rutin dapat memberikan rasa aman sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.
“Pelakunya harus segera ditangkap supaya masyarakat tidak takut saat melintas. Patroli juga perlu diperbanyak, terutama pada jam-jam rawan malam hari,” ujarnya.
(Red).
