BCA Singosari Perkuat Literasi Keuangan UMKM Klampok, Dorong Investasi Aman dan Transaksi Digital

5/5 - (1 vote)

Malang || kolocokronews – Upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan dan investasi yang aman terus dilakukan BCA Singosari melalui program BCA Singosari Goes to Village. Kali ini, edukasi keuangan menyasar puluhan pelaku UMKM di Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Bijak Pilih Investasi, Masa Depan Terpatri” tersebut berlangsung di Balai Desa Klampok dan diikuti sekitar 50 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dari berbagai sektor. Hadir sebagai pemateri utama, dari Tim BCA Singosari, didampingi Kepala Desa Klampok Jefry Arnast beserta jajaran perangkat desa.

Dalam kesempatan itu, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya memilih produk keuangan yang legal dan diawasi otoritas resmi. Thea menekankan bahwa maraknya penawaran investasi dengan iming-iming keuntungan besar harus disikapi secara hati-hati agar masyarakat tidak menjadi korban penipuan berkedok investasi.

Menurutnya, edukasi keuangan menjadi bekal penting bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM, untuk mengambil keputusan finansial yang tepat dan berkelanjutan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin membantu masyarakat mengenali layanan keuangan yang resmi, memahami risiko investasi, serta lebih waspada terhadap berbagai tawaran investasi ilegal yang berpotensi merugikan,” jelasnya.

Selain memberikan materi mengenai investasi dan pengelolaan keuangan, BCA Singosari juga menghadirkan layanan perbankan langsung bagi warga. Masyarakat yang belum memiliki rekening mendapat kesempatan untuk membuka rekening BCA, sementara para pelaku UMKM memperoleh pendampingan pembuatan QRIS guna mempermudah transaksi digital.

Tim BCA menilai transformasi digital menjadi kebutuhan penting bagi pelaku usaha saat ini. Dengan memanfaatkan sistem pembayaran non-tunai, UMKM dapat meningkatkan kenyamanan pelanggan sekaligus memperluas peluang usaha di tengah perkembangan teknologi.

“Pemanfaatan layanan digital seperti QRIS akan membantu UMKM menjalankan usaha dengan lebih praktis, aman, dan efisien. Ini menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan daya saing usaha di era digital,” ujarnya.

Kepala Desa Klampok, Jefry Arnast, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai edukasi yang diberikan sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat dan pemilihan investasi yang tepat.

Jefry berharap ilmu yang diperoleh para peserta tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga dapat diterapkan dalam pengembangan usaha dan kehidupan sehari-hari sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Program BCA Singosari Goes to Village sendiri akan terus dilaksanakan di berbagai desa dan kelurahan lainnya. Melalui sinergi antara sektor perbankan dan pemerintah desa, program ini diharapkan mampu memperluas literasi keuangan masyarakat sekaligus mendorong tumbuhnya UMKM yang lebih modern, adaptif, dan berdaya saing.
(Red)

error: Content is protected !!