Lumajang || kolocokronews
– Upaya pencarian dua pemuda yang dilaporkan hilang di kawasan wisata Ranu Pakis, Desa Ranupakis, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR gabungan berhasil menemukan keduanya pada Senin (15/6/2026) malam dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan penyisiran intensif di perairan dan sekitar lokasi.
Kedua korban diketahui bernama Muhamad Rido Anjasmara (25) dan Noval Adi Wijaya (26), warga Dusun Karanganyar I, Desa Dawuhan Wetan, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, Isnugroho, mengatakan pencarian dilakukan setelah pihak keluarga melaporkan kedua korban tidak kunjung pulang usai berpamitan menuju kawasan Ranu Pakis pada Minggu (14/6/2026).
Mendapat laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Polsek Klakah, Koramil, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan relawan segera diterjunkan untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi wisata.
Setelah beberapa jam melakukan penyisiran, korban pertama, Muhamad Rido Anjasmara, ditemukan mengapung di permukaan air sekitar pukul 21.25 WIB. Jenazah kemudian dievakuasi menuju RSUD dr. Haryoto Lumajang untuk penanganan lebih lanjut.
Pencarian terus dilanjutkan hingga akhirnya korban kedua, Noval Adi Wijaya, berhasil ditemukan pada pukul 23.31 WIB. Lokasi penemuannya berada tidak jauh dari titik ditemukannya korban pertama. Selanjutnya, jenazah Noval dibawa menggunakan ambulans Puskesmas Klakah menuju rumah sakit yang sama.
Sebelum operasi pencarian dimulai, warga sekitar menemukan sebuah sepeda motor Honda CBR berwarna merah putih tanpa pelat nomor beserta dua jaket yang diduga milik korban di area wisata. Temuan tersebut menjadi petunjuk penting bagi aparat dan tim SAR dalam menentukan titik pencarian.
Dengan ditemukannya kedua korban, operasi pencarian di kawasan Ranu Pakis resmi dihentikan. Seluruh personel yang terlibat kemudian melakukan koordinasi dengan pihak keluarga untuk proses penyerahan jenazah dan pemakaman.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan wisata perairan serta mematuhi aturan keselamatan demi menghindari kejadian serupa di kemudian hari.
(Red).
