Ribuan Website Diretas untuk Promosi Judi Online, Polda Jatim Bongkar Aksi Hacker Asal Demak

5/5 - (1 vote)

SURABAYA || Kolocokronews
Kamis (30/7/2026) – Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Timur mengungkap kasus peretasan ribuan website yang dimanfaatkan untuk mempromosikan situs judi online. Seorang pria berinisial AAK alias Adjani, warga Kabupaten Demak, Jawa Tengah, diamankan setelah diduga menjadi pelaku di balik aksi tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan, sejak 2023 tersangka diduga telah membobol sedikitnya 1.830 website, baik di Indonesia maupun luar negeri. Sasaran peretasan meliputi website perguruan tinggi, sekolah, instansi pemerintah, hingga perusahaan swasta.

Modus yang digunakan adalah mencari celah keamanan pada sistem website. Setelah berhasil memperoleh akses, pelaku mengambil alih sebagian lalu lintas pengunjung dengan menyisipkan tautan atau subdomain yang berisi promosi situs judi online. Akibatnya, pengguna yang mengakses website korban berpotensi diarahkan ke halaman yang menampilkan iklan perjudian.

Di wilayah Jawa Timur, sejumlah website pendidikan dilaporkan menjadi korban, di antaranya website Universitas PGRI Madiun, SMKN 1 Ngawi, serta MA Babusalam Jombang.

Secara keseluruhan, kepolisian mencatat sedikitnya 80 website sekolah, 20 website perguruan tinggi, 13 website instansi pemerintah, dan 147 website milik perusahaan swasta menjadi korban aksi peretasan tersebut.

Website yang berhasil dikuasai kemudian diperjualbelikan dengan harga bervariasi, mulai dari Rp100 ribu hingga Rp1 juta per situs, bergantung pada nilai dan potensi akses yang dimiliki. Dari praktik ilegal itu, tersangka diduga memperoleh keuntungan sekitar Rp15 juta setiap bulan, dengan total pendapatan yang diperkirakan mencapai Rp300 juta sejak memulai aksinya pada 2023.

Kasus ini terungkap setelah tim patroli siber Polda Jawa Timur menemukan sebuah akun Telegram bernama S-X Markets yang diduga menawarkan jasa peningkatan peringkat website menggunakan akses hasil peretasan.

Pengungkapan perkara ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengelola website agar terus memperkuat sistem keamanan digital. Selain berisiko terhadap kebocoran data dan pengambilalihan akses, lemahnya perlindungan siber juga dapat dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan konten ilegal, termasuk promosi judi online yang dapat merusak kredibilitas lembaga pemilik website.
(Red).

error: Content is protected !!