MALANG | KOLOCOKRONEWS
– Divisi Infanteri 2 Kostrad kembali melaksanakan regenerasi kepemimpinan melalui prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan pelepasan prajurit yang berlangsung di Hall Madivif 2 Kostrad, Singosari, Kabupaten Malang, Jumat (31/7/2026). Kegiatan yang dipimpin langsung Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., tersebut menjadi momentum memperkuat semangat pengabdian sekaligus meningkatkan profesionalisme prajurit dalam menghadapi tantangan tugas ke depan.
Dalam sambutannya, Pangdivif menegaskan bahwa pergantian jabatan merupakan bagian dari proses pembinaan organisasi dan regenerasi kepemimpinan yang harus mampu menghadirkan inovasi, energi baru, serta kesinambungan dalam pelaksanaan tugas.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama beserta keluarga atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di lingkungan Divif 2 Kostrad.
Salah satu penghargaan diberikan kepada Kolonel Inf Slamet Raharjo, S.Sos., M.Si., yang selama menjabat sebagai Asisten Perencanaan (Asren) Divif 2 Kostrad dinilai berperan besar dalam memperkuat tata kelola organisasi, sistem perencanaan, serta pembinaan yang berkontribusi terhadap berbagai prestasi satuan.
Di bawah pembinaan tersebut, Divif 2 Kostrad terus menunjukkan konsistensi dalam pembangunan Zona Integritas. Sejak 2022 hingga 2026, sejumlah satuan berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), mulai dari Brigif 18/2 Kostrad pada 2022, Divif 2 Kostrad pada 2023, Menarmed 2/2 Kostrad pada 2024, hingga Brigif 6/2 Kostrad dan Brigif 9/2 Kostrad pada 2025.
Menurut Pangdivif, capaian tersebut menjadi bukti bahwa budaya kerja yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan harus terus dipertahankan sebagai bagian dari penguatan organisasi.
Apresiasi juga diberikan kepada Kolonel Inf Roliyanto yang selama menjabat sebagai Komandan Brigif 9/Dharaka Yudha dinilai berhasil meningkatkan pembinaan satuan dan kesiapan operasional. Salah satu pencapaiannya adalah penunjukan Yonif 514/Sabaddha Yudha beserta dirinya sebagai Komandan Kontingen pasukan perdamaian Indonesia yang bertugas dalam misi perdamaian di Lebanon.
“Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas dedikasi, kerja keras, serta kontribusi nyata yang telah diberikan. Semoga pengalaman dan prestasi yang diraih menjadi bekal dalam mengemban amanah di tempat penugasan yang baru,” ujar Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun.
Pada kesempatan tersebut, estafet kepemimpinan resmi diserahkan kepada sejumlah pejabat baru, yakni Letkol Inf Herbert Rony Parulian Sinaga sebagai Asren Divif 2 Kostrad, Letkol Inf Mochamad Slamet Wijaya, S.Sos., M.Han., M.A. sebagai Danbrigif 9/DY, Letkol Inf Jhons Winnen Martuah Purba sebagai Dandenma Divif 2 Kostrad, Letkol Cku (K) Nining Tri Astutik, S.E. sebagai Irdyaku Itdivif 2 Kostrad, serta Mayor Inf Sean Grant Putra Rimba sebagai Kasibinkar Spers Divif 2 Kostrad.
Pangdivif menegaskan bahwa tantangan TNI AD ke depan semakin kompleks sehingga dibutuhkan kepemimpinan yang mampu membangun soliditas organisasi, meningkatkan kompetensi prajurit, menjaga disiplin, serta menciptakan suasana kerja yang humanis namun tetap tegas.
Ia juga mengingatkan bahwa profesionalisme prajurit harus selalu berjalan beriringan dengan kedekatan kepada masyarakat. Menurutnya, kepercayaan rakyat tidak hanya dibangun melalui keberhasilan menjalankan tugas, tetapi juga melalui keteladanan, kepedulian, dan sikap prajurit dalam kehidupan sehari-hari.
“Divif 2 Kostrad harus terus menjadi satuan yang profesional, responsif, modern, dan dicintai rakyat. Seorang komandan harus menjadi contoh, teladan, sekaligus solusi bagi prajurit. Sementara setiap prajurit juga harus mampu menjadi teladan dalam sikap, tindakan, dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara,” tegas Pangdivif.
(Red).
