Tong Tong Night Market 2026 Dibuka, Festival Budaya dan UMKM Kembali Hidupkan Kota Malang

5/5 - (1 vote)

MALANG || Kolocokronews
– Suasana Taman Tjerme di The Shalimar Boutique Hotel Malang dipenuhi antusiasme masyarakat saat Tong Tong Night Market (TTNM) 2026 resmi dibuka pada Kamis (30/7/2026). Memasuki tahun ke-10 penyelenggaraannya, festival bertema “Harmoni Rasa, Cipta, dan Karya” ini kembali menjadi panggung kolaborasi antara budaya, seni, kuliner, komunitas, dan pelaku ekonomi kreatif.

Sejak sore hari, pengunjung mulai memadati kawasan festival untuk menikmati beragam sajian kuliner, pameran produk UMKM, pertunjukan seni, hingga berbagai aktivitas interaktif yang disiapkan penyelenggara.

Peresmian TTNM 2026 turut dihadiri perwakilan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, pemerintah daerah, mitra usaha, komunitas, serta pelaku UMKM yang selama ini menjadi bagian penting dalam perkembangan festival tersebut.

Managing Director The Shalimar Boutique Hotel Malang, Lily Jessica Tjokrosetio, menuturkan bahwa Tong Tong Night Market tidak hanya dirancang sebagai agenda tahunan, tetapi juga sebagai ruang yang mampu melahirkan kerja sama berkelanjutan bagi para pelaku usaha.

Menurutnya, festival ini diharapkan menjadi jembatan yang mempertemukan pelaku UMKM, industri kuliner, dan berbagai sektor kreatif sehingga hubungan bisnis yang terbangun tidak berhenti ketika acara usai. Ia juga menilai keberhasilan sebuah festival tidak semata-mata diukur dari banyaknya pengunjung, melainkan dari manfaat ekonomi dan jejaring kolaborasi yang terus berkembang.

Senada dengan itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Dr. Iwan, S.Hut., M.M., menyebut Tong Tong Night Market memiliki nilai strategis dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis budaya.

Ia mengatakan festival tersebut bukan sekadar ajang hiburan, melainkan ruang pertemuan lintas budaya yang memperkenalkan sejarah, tradisi, arsitektur, seni pertunjukan, musik, hingga kekayaan kuliner Nusantara. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi etalase bagi para pelaku usaha kreatif untuk mempromosikan produk unggulan mereka kepada masyarakat yang lebih luas.

Pihaknya meyakini sinergi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat merupakan kunci dalam membangun ekonomi kreatif yang berdaya saing sekaligus berkelanjutan.

Apresiasi juga datang dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia melalui Eni Komiarti, S.ST.Par., M.Si., selaku Kepala Bidang Promosi dan Kemitraan Pelaksanaan Event Daerah pada Asisten Deputi Event Daerah.

Ia mengungkapkan, terpilihnya Tong Tong Night Market sebagai bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN) selama dua tahun berturut-turut menjadi prestasi yang membanggakan bagi Kota Malang. Menurutnya, KEN merupakan hasil kurasi berbagai event unggulan dari seluruh provinsi di Indonesia yang dinilai memiliki kualitas penyelenggaraan, konsistensi program, serta mampu memberikan kontribusi terhadap pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif nasional.

Selama penyelenggaraan yang berlangsung hingga 2 Agustus 2026, Tong Tong Night Market menghadirkan puluhan tenant kuliner dan UMKM, pertunjukan seni budaya, workshop, aktivitas komunitas, hiburan keluarga, hingga program KulineRUN yang menggabungkan olahraga, wisata kuliner, dan hiburan dalam satu rangkaian kegiatan.

Melalui semangat “Harmoni Rasa, Cipta, dan Karya”, Tong Tong Night Market 2026 diharapkan terus menjadi ruang kolaborasi yang memperkuat hubungan antara budaya, kreativitas, inovasi, serta memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan UMKM, ekonomi kreatif, dan sektor pariwisata di Indonesia.
(Red).

error: Content is protected !!