MALANG || kolocokronews
– Sebuah pemandangan menginspirasi muncul di akhir gelaran Carnaval Pesona Gondanglegi 2025. Para santri Pondok Pesantren Al-Falah Malang terlihat spontan turun ke jalan untuk membersihkan area sekitar setelah rangkaian karnaval selesai digelar.
Aksi ini dilakukan tanpa paksaan. Para santri bergerak murni atas inisiatif sendiri ketika melihat tumpukan sampah yang masih tersisa akibat panjangnya rangkaian acara. Padahal, panitia sebenarnya telah menyiapkan tim kebersihan khusus. Namun karena karnaval berlangsung cukup lama, proses pembersihan resmi belum sepenuhnya berjalan.
Dengan membawa kantong sampah dan peralatan sederhana, para santri bekerja serempak menyisir jalanan, trotoar, hingga sudut-sudut area keramaian. Sikap sigap mereka pun mendapat apresiasi dari warga yang masih berada di lokasi.
Menurut informasi terakhir, wilayah sekitar tempat berlangsungnya karnaval kini sudah kembali bersih. Aksi sukarela para santri ini tak hanya menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga memberi contoh positif tentang pentingnya menjaga kebersihan setelah kegiatan publik berlangsung.
Momen ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial bisa hadir dari mana saja, termasuk dari para santri yang tak ragu mengambil peran demi kenyamanan bersama.
(Red).
