BLITAR || kolocokronews
– Pangkalan TNI AL (Lanal) Malang bersama Lembaga Sosial Kemanusiaan Pantai Selatan Rescue (PSR) resmi memulai pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Generasi I pada Minggu (16/11). Kegiatan ini berlangsung di area latihan Dusun Kebonrejo, Desa Mronjo, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, dan diikuti sebanyak 42 peserta.
Pembukaan Diklatsar dipimpin langsung oleh Danlanal Malang, Kolonel Laut (P) Agus Haryanto, S.E., M.Tr.Hanla., M.M., CTMP. Dalam amanatnya, ia menekankan bahwa program perdana ini menjadi pilot project untuk membentuk anggota baru PSR yang lebih terlatih, sigap, dan memiliki jiwa kemanusiaan yang kuat.
Melalui Diklatsar ini, para peserta mendapatkan berbagai materi vital di bidang pencarian dan pertolongan, antara lain pengetahuan dasar SAR, teknik water rescue, asesmen dan mitigasi bencana, RJP/BHD, P3K, prosedur pencarian korban, pengoperasian perahu karet, hingga kemampuan jungle dan sea survival. Seluruh materi nantinya dipadukan dalam latihan puncak bertajuk “Full Mission Profile”, guna menguji kemampuan peserta secara menyeluruh.
Mengangkat tema “Pelatihan Potensi SAR dalam Rangka Kesiapsiagaan Tanggap Bencana di Kabupaten Blitar Tahun 2025”, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi serta profesionalitas relawan dalam menghadapi situasi darurat. Danlanal menegaskan pentingnya keseriusan peserta dalam menyerap materi serta menjaga faktor keamanan selama latihan.
Pada kesempatan yang sama, Ketua PSR, Adi Sih Pireno, menyampaikan bahwa Diklatsar ini tidak hanya menjadi sarana pembekalan bagi anggota baru, tetapi juga momentum penyamaan pemahaman seluruh personel dalam menghadapi Latihan SAR tahun 2025. Program ini ke depan diharapkan dapat melahirkan relawan yang semakin solid dan siap diterjunkan kapan pun dibutuhkan.
(Red).
