JAWA TIMUR || KOLOCOKRONEWS
(26/9/2026) — Langit Jawa Timur bakal menghadirkan pemandangan menarik pada akhir September 2026. Fenomena bulan purnama yang dikenal sebagai Harvest Moon dijadwalkan mulai dapat disaksikan pada Sabtu, 26 September 2026.
Bulan purnama tersebut diperkirakan mulai terlihat setelah terbit sekitar pukul 17.14 WIB. Keindahannya akan semakin mudah diamati ketika malam semakin gelap dan posisi Bulan tampak jelas di langit.
Namun, bersamaan dengan fenomena alam tersebut, masyarakat terutama yang berada di kawasan pesisir diminta tidak hanya menikmati keindahan langit, tetapi juga memperhatikan kondisi perairan.
BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya mengeluarkan peringatan dini terkait potensi kenaikan maksimum muka air laut yang dapat memicu banjir pesisir atau banjir rob.
Potensi tersebut diprakirakan masih berlangsung hingga 30 September 2026. Kondisi ini perlu menjadi perhatian bagi masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di wilayah pesisir, khususnya pada waktu-waktu tertentu ketika muka air laut mengalami kenaikan.
Fenomena bulan purnama dan kondisi pasang maksimum merupakan dua hal yang perlu diperhatikan secara bersamaan. Di satu sisi, Harvest Moon menjadi momentum menarik bagi masyarakat untuk menikmati fenomena langit. Di sisi lain, warga pesisir tetap perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan genangan akibat pasang air laut.
Masyarakat di kawasan pesisir disarankan terus memantau informasi dan pembaruan resmi BMKG, terutama apabila hendak melakukan aktivitas di sekitar pantai maupun wilayah yang selama ini memiliki potensi terdampak banjir rob.
Dengan demikian, keindahan Harvest Moon tetap dapat dinikmati tanpa mengabaikan potensi kondisi alam yang menyertainya.
(Red).
