MALANG || Kolocokronews
— Arus lalu lintas di Jalan Raya Singosari, jalur Malang-Surabaya, sempat terganggu setelah tumpahan oli di badan jalan diduga menyebabkan sejumlah kendaraan kehilangan kendali dan terlibat kecelakaan beruntun, Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 17.15 WIB.
Sedikitnya lima hingga enam orang dilaporkan mengalami luka-luka setelah kendaraan yang mereka kendarai terpeleset akibat permukaan jalan yang licin. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Informasi mengenai kondisi jalan yang licin pertama kali diterima dari laporan masyarakat di lapangan. Mendapat laporan tersebut, unsur terkait langsung bergerak melakukan penanganan agar tumpahan oli tidak kembali membahayakan pengguna jalan lainnya.
Petugas dari Polsek Singosari, Damkar Pos Singosari, Babinsa Koramil 0818/26 Singosari, relawan, serta tenaga kesehatan Puskesmas Singosari bersinergi melakukan pengamanan lokasi sekaligus pembersihan badan jalan.

Pembersihan dilakukan dengan menyemprotkan air ke permukaan jalan yang terkena tumpahan oli. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko kendaraan kembali tergelincir, sekaligus memastikan jalur dapat kembali dilalui dengan aman.
Dalam kegiatan tersebut, hadir Aipda Agus dari Polsek Singosari, Serma Rahmat dan Kopka Pras selaku Babinsa Kelurahan Pagentan, tiga petugas Damkar, empat relawan Singosari, serta lima petugas Puskesmas Singosari.
Sementara itu, berdasarkan keterangan warga yang berada di sekitar lokasi, tumpahan oli diduga berasal dari sebuah mobil Toyota Avanza lama berwarna abu-abu atau putih.
Warga menyebut kendaraan tersebut diduga keluar dari arah Jalan Tumapel dan sempat mengalami mogok di depan salah satu toko sebelum kemudian meninggalkan lokasi.
“Mobil Avanza lama, warnanya antara abu-abu atau silver. Diduga keluar dari Jalan Tumapel dan sempat mogok di depan toko ,” ujar salah seorang warga yang berada di lokasi.
Namun, informasi tersebut masih sebatas keterangan warga dan belum dapat dipastikan sebagai penyebab tumpahan oli.
Aipda Agus dari Polsek Singosari mengatakan, pihaknya masih melakukan penanganan berdasarkan laporan masyarakat dan belum dapat memastikan asal tumpahan oli tersebut.
“Kami masih belum tahu pasti. Kami sebatas menanggapi laporan warga dan melakukan koordinasi bersama untuk pembersihan,” ujarnya.
Di sisi lain, sejumlah korban yang mengalami luka mendapat pertolongan pertama dari petugas Puskesmas Singosari. Berdasarkan informasi di lokasi, para korban tidak perlu menjalani rawat inap dan sebagian besar mengalami luka ringan.
Salah seorang korban yang mengaku berasal dari kawasan Teluk Grajakan, Kota Malang, mengaku sempat mengalami syok setelah kendaraan yang ditumpanginya tergelincir.
“Sempat shock, tapi alhamdulillah saya masih selamat. Dari pihak Puskesmas juga sudah diberikan pelayanan yang baik. Kami akan langsung pulang,” tuturnya.
Gerak cepat petugas gabungan dalam membersihkan tumpahan oli menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan susulan, mengingat jalur tersebut merupakan salah satu akses utama yang cukup padat menghubungkan Malang menuju Surabaya.
Hingga penanganan selesai, situasi di lokasi berangsur aman dan tumpahan oli telah dibersihkan dari badan jalan.
(Red)
