Malang || kolocokronews
Komitmen pelestarian lingkungan di Kabupaten Malang kembali diwujudkan melalui aksi nyata. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang bersama Malang Peduli Demokrasi (MPD) menggaungkan Gerakan Sejuta Pohon lewat kegiatan tanam pohon yang digelar di kawasan Lembah Ken Arok, Gunung Katu, Desa Wadung, Kecamatan Pakisaji, Minggu (11/1/2025) pagi.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB itu menjadi potret kuat sinergi lintas sektor. Selain DLH dan MPD, aksi penghijauan ini juga melibatkan Polres Malang, perangkat daerah, Muspika Pakisaji, pemerintah desa, komunitas relawan, penggiat lingkungan, budayawan, hingga mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Bupati Malang Drs. HM Sanusi, Kapolres Malang AKBP Danang Setyo Pambudi beserta jajaran, Kepala DLH Kabupaten Malang Dr. Ahmad Dzulfikar Nurrahman, ST, MT, Kepala Dishub Kabupaten Malang Eko Margianto, Kepala Satpol PP Prayit, Koordinator MPD Imam Muslich, Kepala Desa Wadung, FPK, komunitas Indonesiadamai_mbois berkelas yang dikoordinatori Cak Ghofur, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Bupati Malang HM Sanusi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kebersamaan seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa upaya menjaga lingkungan membutuhkan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, aparat, dan masyarakat.
“Pelestarian lingkungan tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Sinergi seperti ini harus terus dirawat, karena lingkungan yang sehat adalah investasi penting bagi masa depan generasi kita,” tutur Sanusi.
Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Malang Dr. Ahmad Dzulfikar Nurrahman menjelaskan bahwa keterlibatan DLH merupakan wujud dukungan konkret terhadap inisiatif MPD dalam Gerakan Sejuta Pohon. Menurutnya, penanaman pohon memiliki dampak jangka panjang, mulai dari penghijauan hingga upaya mitigasi bencana.
“Bibit yang ditanam terdiri dari berbagai jenis, baik tanaman buah maupun tanaman dengan kemampuan serap air yang tinggi. Ini penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa Lembah Ken Arok memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan ekowisata berbasis pelestarian alam, sekaligus menjadi contoh keberhasilan penghijauan di wilayah lain di Kabupaten Malang.
Di sisi lain, Koordinator MPD Imam Muslich menyatakan kebanggaannya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kolaborasi ini menjadi momentum penting bagi MPD untuk berkontribusi langsung dalam gerakan lingkungan bersama pemerintah daerah.
“Aksi tanam pohon ini membuktikan bahwa kepedulian terhadap alam mampu menyatukan berbagai unsur, dari pemerintah, aparat, relawan, budayawan, hingga masyarakat umum,” katanya.
Melalui Gerakan Sejuta Pohon ini, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan semakin tumbuh, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Kabupaten Malang yang hijau, lestari, dan berkelanjutan.
(Red)
