TNI, Pemerintah, komunitas dan Warga Kompak Turun Sungai, Kali Bodo Jadi Sasaran Aksi ALIR

5/5 - (1 vote)

Malang || Kolocokronews
– Semangat gotong royong dalam menjaga kelestarian lingkungan kembali ditunjukkan berbagai elemen masyarakat melalui kegiatan River Clean Up bertajuk ALIR (Aksi Lestari untuk Revitalisasi Sungai) yang digelar di aliran Kali Bodo, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh BASKOMAS (Bantuan Sosial Komunikasi Masyarakat) tersebut berhasil menyatukan sekitar 300 peserta dari berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, kalangan akademisi, komunitas lingkungan, dunia usaha, hingga warga setempat dalam satu gerakan peduli sungai.

Aksi bersih sungai ini menjadi bagian dari upaya bersama menjaga ekosistem lingkungan sekaligus menyambut peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh setiap 5 Juni.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel kesiapan peserta, pembukaan, sambutan, doa bersama, penyerahan simbolis perlengkapan kebersihan, foto bersama, hingga aksi utama berupa pembersihan aliran sungai dari sampah dan material yang berpotensi mencemari lingkungan.

Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Malang, Kolonel Laut (P) Agus Haryanto, S.E., M.Tr.Hanla., M.M., CTMP., menegaskan bahwa persoalan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi semua pihak.

Menurutnya, menjaga bumi tidak cukup hanya melalui wacana, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata yang melibatkan pemerintah, aparat keamanan, sektor swasta, dan masyarakat secara berkelanjutan.

“Dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan kerusakan lingkungan, diperlukan sinergi yang kuat. Menjaga kelestarian alam adalah tugas kita bersama demi masa depan generasi berikutnya,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari sektor industri. Area Sustainability Manager Lead PT Bentoel Prima, Bisma Prawira, menyampaikan bahwa keberlangsungan sumber daya air menjadi perhatian penting bagi dunia usaha.

Ia menjelaskan, program ALIR merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan yang telah dijalankan secara berkesinambungan di wilayah Singosari, termasuk Desa Banjararum dan Randuagung.

“Kami berharap kegiatan seperti ini mampu menginspirasi masyarakat untuk semakin peduli terhadap kebersihan sungai dan menjaga lingkungan di sekitar tempat tinggalnya,” katanya.

Sementara itu, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang, Ahmad Dzulfikar Nurrahman, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, aksi bersih sungai dan penanaman pohon memiliki nilai edukatif yang sangat penting bagi masyarakat.

Ia berharap kegiatan serupa tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi berkembang menjadi budaya yang tumbuh di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini membawa pesan penting tentang kepedulian terhadap lingkungan sekaligus menjadi teladan bagi generasi muda agar lebih mencintai dan menjaga alam,” ungkapnya.

Kegiatan ALIR melibatkan berbagai pihak, di antaranya Camat Singosari, Pemerintah Desa Banjararum, Lanal Malang, Menarmed 2 Kostrad, Koramil Singosari, Lanud Abdulrachman Saleh, Perhutani, Perum Jasa Tirta, BPBD, PDAM, Dinas Lingkungan Hidup, kelompok tani, mahasiswa, komunitas lingkungan, relawan, serta masyarakat sekitar.

Dengan penuh semangat, para peserta menyusuri aliran Kali Bodo untuk mengangkat sampah yang mencemari sungai. Kebersamaan yang terjalin selama kegiatan menjadi bukti bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan secara bersama-sama.

Melalui ALIR, BASKOMAS bersama seluruh pihak yang terlibat ingin menegaskan bahwa sungai bukan sekadar saluran air, melainkan sumber kehidupan yang harus dijaga keberlanjutannya agar tetap bersih, sehat, dan bermanfaat bagi masyarakat serta generasi mendatang.
(Red)

error: Content is protected !!