LUMAJANG || kolocokronews– Upaya menjaga kenyamanan wisatawan di kawasan Air Terjun Tumpak Sewu terus diperkuat aparat kepolisian. Polsek Pronojiwo bersama unsur terkait turun langsung melakukan pengamanan dan pengawasan di jalur wisata guna mencegah munculnya praktik pungutan liar yang dapat merugikan pengunjung maupun pengelola resmi, Selasa (26/5/2026).
Pengawasan dipusatkan di area dasar Sungai Kali Glidik II yang menjadi akses utama menuju destinasi wisata unggulan di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang tersebut. Kegiatan berlangsung sejak pagi hingga sore hari dengan menyasar titik-titik aktivitas wisatawan dan jalur lintasan menuju air terjun.
Dalam kegiatan itu, personel kepolisian bersama aparat lainnya melakukan patroli sekaligus pemantauan untuk memastikan situasi kawasan wisata tetap aman dan tertib. Brigpol Dimas Ega bersama Serka Ikhwan tampak menyisir area sekitar jalur wisata serta memberikan perhatian khusus terhadap potensi adanya pungutan di luar ketentuan resmi.
Kapolsek Pronojiwo, AKP Soegeng Susanto, menegaskan bahwa kehadiran aparat di lokasi wisata merupakan bentuk dukungan terhadap pengelolaan destinasi yang aman, nyaman, dan sesuai aturan.
Menurutnya, Air Terjun Tumpak Sewu menjadi salah satu ikon wisata andalan Kabupaten Lumajang yang ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah, sehingga aspek keamanan dan kenyamanan pengunjung harus menjadi prioritas bersama.
“Kami ingin memastikan kawasan wisata tetap kondusif sekaligus mencegah adanya pungutan liar di jalur wisata. Kehadiran petugas di lapangan juga untuk memberikan rasa aman bagi wisatawan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihak kepolisian mendukung penuh pengelolaan wisata yang dilakukan BUMDes agar berjalan tertib tanpa adanya pihak yang mengambil keuntungan melalui pungutan ilegal.
Selain pengamanan, petugas juga memberikan imbauan kepada pengunjung dan masyarakat sekitar agar menjaga ketertiban serta mematuhi aturan keselamatan selama berada di kawasan wisata alam tersebut.
AKP Soegeng juga mengajak masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan tindakan yang meresahkan maupun dugaan pungutan liar di area wisata.
“Sinergi antara aparat, pemerintah desa, pengelola wisata, dan masyarakat sangat penting untuk menjaga citra positif wisata Tumpak Sewu agar tetap menjadi destinasi favorit yang aman dan nyaman,” katanya.
Kehadiran aparat kepolisian di kawasan wisata pun mendapat respons positif dari pengunjung maupun pengelola. Mereka menilai pengawasan tersebut mampu memberikan rasa aman sekaligus meminimalisir potensi praktik pungli di jalur wisata Air Terjun Tumpak Sewu.
(Red).
