Banjarnegara || kolocokronews
— Senin, 24 November 2025
Operasi pencarian korban longsor di Dusun Situkung, Kecamatan Pandanarum, terus berjalan intensif memasuki hari kedelapan. Tim SAR gabungan masih berjibaku di lapangan, menghadapi medan berat dan cuaca tidak menentu yang memperlambat proses evakuasi.
Untuk mempercepat temuan korban, tim gabungan mengerahkan 23 alat berat serta 6 anjing pelacak. Berbagai peralatan tambahan juga terus disiagakan mengingat ketebalan material longsor dan luasnya area yang harus disisir.
“Medan yang kami hadapi sangat menantang, namun semua unsur tetap bekerja maksimal,” ujar Budiono, salah satu koordinator lapangan dari BPBD Banjarnegara.
Hujan yang masih sering turun membuat material longsor menjadi mudah bergerak dan rawan ambles. Kondisi ini membuat tim SAR harus lebih berhati-hati saat mengoperasikan alat berat di area longsor.
Modifikasi cuaca pun dilakukan untuk mengurangi potensi hujan, namun Budiono menegaskan bahwa keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama.
“Setiap langkah harus diperhitungkan. Tanah di lokasi sangat labil dan bisa bergerak sewaktu-waktu,” jelasnya.
Seiring perluasan area pencarian, jumlah korban yang berhasil ditemukan terus bertambah. Hingga hari ke-8, sebanyak 12 korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara 16 korban lainnya masih dalam pencarian.
Menurut Budiono, tim terus berupaya mempersempit area yang diduga terdapat korban berdasarkan analisis anjing pelacak serta pemetaan titik longsor terdalam.
“Kami berharap bisa menemukan para korban sesegera mungkin agar keluarga mendapat kejelasan,” tutur Budiono.
Dampak longsor turut memaksa warga di sekitar lokasi mengungsi ke lima titik pengungsian yang telah disiapkan. Total ada 1.019 jiwa yang kini berada di posko, dengan kebutuhan dasar seperti makanan, selimut, dan layanan kesehatan terus dipenuhi oleh petugas
Meski situasi sulit, tim SAR gabungan memastikan operasi akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban ditemukan. Dukungan moral dari warga dan keluarga korban menjadi penyemangat bagi para petugas di lapangan.
“Selama kondisi memungkinkan, pencarian tidak akan dihentikan,” tegas Budiono.
(Red)
