Identitas Mayat Misterius di Kebun Jagung Wonosalam Terungkap, Polisi Dalami Penyebab Kematian

Rate this post

Jombang || kolocokronews
(30/4/2026) – Misteri penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas di area kebun jagung, Desa Sumberjo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, akhirnya mulai menemukan titik terang. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, aparat Polres Jombang berhasil mengungkap identitas korban yang diketahui bernama Benekditus (25), warga Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, menjelaskan bahwa pengungkapan identitas korban dilakukan melalui proses investigasi yang mendalam dan bertahap. Polisi menelusuri berbagai petunjuk yang ditemukan di lokasi kejadian untuk memastikan siapa korban sebenarnya.
Dari hasil autopsi, korban ditemukan dengan sejumlah luka serius, di antaranya luka tusuk di bagian dada kiri dan perut.

Di lokasi, petugas juga menemukan sebilah pisau yang berada tepat di bawah tubuh korban. Selain itu, sebuah telepon genggam yang tersimpan di saku celana korban menjadi salah satu petunjuk penting dalam proses identifikasi.

Penyidik kemudian melakukan pelacakan melalui perangkat ponsel tersebut dan mencocokkannya dengan data korban. Langkah berikutnya adalah pemeriksaan sidik jari, yang akhirnya mengarah pada kecocokan data kependudukan.
Dari hasil pencocokan, sidik jari jempol korban dinyatakan sesuai dengan data identitas milik Benekditus.

Polisi menyebut ada 13 titik kecocokan sidik jari yang menguatkan identitas korban. Sementara sidik jari lain tidak dapat diidentifikasi secara maksimal karena kondisi jasad yang sudah mengalami pembusukan cukup lanjut.
Selain bukti forensik, identitas korban juga diperkuat oleh data laporan orang hilang yang sebelumnya masuk di Polsek Puri, serta pengakuan keluarga yang mengenali pakaian yang dikenakan korban saat ditemukan.

Meski identitas korban telah terungkap, polisi masih terus mendalami penyebab pasti kematiannya. Hingga kini, penyidik belum dapat memastikan apakah korban menjadi korban pembunuhan atau ada faktor lain yang menyebabkan kematiannya. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban diperkirakan telah meninggal sekitar 10 hari sebelum jasadnya ditemukan warga.
(Red).

error: Content is protected !!