Blitar || kolocokronews
Tim Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur melakukan pendalaman di lokasi kecelakaan antara Kereta Api Dhoho dan dump truk yang terjadi di perlintasan Jalan Imam Bonjol, Kota Blitar, Rabu (29/4/2026). Proses investigasi dilakukan melalui olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan metode Traffic Accident Analysis (TAA) guna mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim, , menjelaskan bahwa analisis dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kondisi jalan, jalur rel, hingga kemungkinan adanya faktor kelalaian manusia. Menurutnya, langkah ini penting untuk memastikan apakah kecelakaan dipicu oleh kondisi teknis di lapangan atau murni akibat human error.
Dalam proses olah TKP, petugas memanfaatkan teknologi pemindai digital untuk merekam detail lokasi kejadian, kondisi kendaraan, serta lingkungan sekitar. Data hasil pemindaian tersebut nantinya akan diolah menjadi gambaran visual yang lebih akurat untuk merekonstruksi peristiwa tabrakan secara digital.
Tak hanya itu, tim juga melakukan penghitungan estimasi kecepatan kendaraan sebelum benturan terjadi sebagai bagian dari pendalaman teknis. Sedikitnya delapan titik di jalur kereta sebelum lokasi benturan menjadi fokus pemindaian untuk mendapatkan data yang lebih lengkap dan presisi.
Hasil investigasi berbasis teknologi ini diharapkan dapat memberikan gambaran utuh terkait kronologi kecelakaan, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
(Red).
