Bali || kolocokronews
Kamis (23/4/2026) – Kasus dugaan penipuan berkedok arisan dan investasi kembali mencuat di Bali. Seorang perempuan berinisial NNS (31), yang dikenal dengan nama Saska J, diduga sebagai pengelola grup WhatsApp Twins_SJ, dicegat puluhan korban saat hendak meninggalkan Indonesia melalui , Senin (20/4/2026).
Perempuan tersebut diduga berusaha terbang ke Jepang bersama seorang pria yang disebut sebagai suaminya. Namun rencana itu gagal setelah para korban lebih dulu mengetahui kabar keberangkatan mereka dan langsung mendatangi bandara.
Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, terlihat suasana tegang di area bandara ketika sejumlah perempuan yang mengaku sebagai korban menghadang NNS. Adu mulut hingga aksi saling dorong bahkan sempat terjadi saat mereka berusaha meminta pertanggungjawaban atas dana yang diduga dibawa kabur.
Kejadian bermula ketika para anggota arisan mendapat informasi bahwa pengelola grup tersebut akan meninggalkan Bali menuju Jepang. Khawatir pelaku melarikan diri tanpa menyelesaikan kewajiban kepada para anggota, para korban kemudian berkoordinasi dan memutuskan untuk menunggu di area keberangkatan bandara.
“Kami dapat informasi dia mau berangkat ke Jepang. Kami takut dia kabur begitu saja tanpa menyelesaikan masalah,” ujar salah satu korban dalam video yang beredar.
Menurut pengakuan para anggota, dana yang terkumpul dalam arisan dan investasi tersebut mencapai jumlah yang sangat besar. Total kerugian yang dialami para korban diperkirakan menembus angka sekitar Rp10 miliar.
Puluhan orang yang merasa dirugikan pun mendatangi bandara untuk memastikan terduga pelaku tidak meninggalkan Indonesia sebelum memberikan penjelasan terkait uang para anggota.
Peristiwa ini sempat menarik perhatian banyak orang di lokasi karena keributan yang terjadi. Hingga kini, kasus dugaan arisan dan investasi bodong tersebut masih menjadi sorotan publik dan diharapkan dapat segera ditangani oleh aparat penegak hukum.
(Red).
