Malang || kolocokronews
– Semangat kreativitas dan inovasi generasi muda kembali mendapat panggung melalui gelaran Malang Youth Festival #2 yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Sabtu malam (25/4/2026), di kawasan Alun-Alun Merdeka Malang.
Kegiatan yang dimulai pukul 19.30 WIB itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-122 Kota Malang, sekaligus menjadi wadah bagi generasi muda untuk menampilkan potensi terbaiknya di berbagai bidang.
Kepala Bidang Kepemudaan Disporapar Kota Malang, Supriadi atau yang akrab disapa Om Supri, mengatakan bahwa festival ini merupakan agenda kedua yang digelar sebagai ruang pengembangan kreativitas, inovasi, dan jiwa kewirausahaan anak muda di Kota Malang.
Menurutnya, sekitar 500 undangan dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk kehadiran Firsta Yuli Amarta Putri yang turut menjadi daya tarik dalam festival tahun ini.
“Malang Youth Festival menjadi wadah strategis bagi generasi muda untuk menunjukkan gagasan, karya, dan kemampuan mereka, sekaligus menjadi langkah awal menuju kompetisi yang lebih besar di tingkat regional maupun nasional,” ujar Supri.
Dalam gelaran tahun ini, sejumlah finalis terbaik akan tampil setelah melalui proses seleksi ketat pada 11–12 April 2026.
Mereka terdiri dari enam finalis kategori Malang Youth City Changers dan tujuh finalis Malang Youth Entrepreneur.
Supri menjelaskan, para pemenang kategori Youth Entrepreneur nantinya akan mewakili Kota Malang dalam seleksi program Wirausaha Muda Pemula yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.
Sementara itu, pemenang kategori Malang Youth Fashion Design Competition akan melaju ke ajang Youth Creativepreneur yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Timur bersama Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.
Untuk kategori Malang Youth City Changers, pemenangnya akan menjadi perwakilan Kota Malang dalam rangkaian Musyawarah Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).
Adapun peserta dalam Malang Youth Festival #2 berasal dari kalangan generasi muda berusia 16 hingga 30 tahun yang berkompetisi dalam tiga kategori utama, yakni Youth Entrepreneur, Youth Fashion Design Competition, dan Youth City Changers.
Kegiatan ini dijadwalkan dihadiri langsung oleh Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi, dan secara resmi dibuka oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat.
Baihaqi menegaskan, festival ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan momentum bagi masyarakat untuk menyaksikan secara langsung karya serta inovasi anak-anak muda Kota Malang yang diharapkan mampu membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi.
“Ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk melihat bagaimana generasi muda Kota Malang terus tumbuh dengan kreativitas, semangat, dan ide-ide besar untuk masa depan,” pungkasnya.
(Red).
