Euforia Konser Slank di Malang Ternoda Aksi Copet, Belasan Penonton Kehilangan Ponsel

Rate this post

Malang || kolocokronews
Kemeriahan konser grup musik legendaris Slank di Lapangan Rampal, Kota Malang, pada Minggu (19/4/2026) malam, ternyata menyisakan cerita kurang menyenangkan bagi sejumlah penonton. Di tengah antusiasme ribuan penggemar yang memadati area konser, belasan orang dilaporkan menjadi korban pencopetan.

Sejumlah penonton mengaku kehilangan ponsel saat menikmati penampilan band yang digawangi Kaka dan kawan-kawan tersebut. Hingga Senin (20/4/2026), para korban telah melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin, membenarkan adanya laporan dari para penonton yang menjadi korban pencopetan. Ia menyebut, hingga siang hari pihaknya telah menerima sedikitnya 14 laporan kehilangan ponsel.
“Kami memang menerima sejumlah laporan terkait pencopetan saat konser berlangsung. Sampai siang ini ada sekitar 14 laporan kehilangan handphone,” ujar Lukman kepada wartawan.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku yang diduga memanfaatkan keramaian konser untuk melancarkan aksinya. Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa menjadi korban agar segera melapor sehingga proses penanganan dapat dilakukan secara maksimal.

Salah satu saksi, Andi, menceritakan bahwa temannya bernama Dewi turut menjadi korban pencopetan. Dewi kehilangan ponsel iPhone 12 yang diperkirakan bernilai sekitar Rp7 juta.

Menurut Andi, kejadian itu terjadi ketika para penonton sedang larut dalam suasana konser. Saat itu ia tengah merekam penampilan di panggung menggunakan ponselnya yang dipasang pada tongkat swafoto, sementara ponsel milik Dewi disimpan di saku celana.

Diduga pelaku memanfaatkan momen ketika penonton berjoget dan suasana semakin padat. Seorang pria yang sebelumnya berada di samping mereka tiba-tiba berpindah posisi ke belakang sebelum mengambil ponsel korban.
“Waktu penonton sedang asyik berjoget, pelaku pindah ke belakang lalu mengambil ponsel yang ada di saku samping,” kata Andi.

Andi sempat mencoba mengejar pelaku, namun gagal karena pria tersebut menghilang di tengah kerumunan penonton. Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas keamanan yang berjaga di lokasi.

Dari laporan yang diterima petugas, ternyata bukan hanya satu atau dua orang yang menjadi korban. Banyak penonton lain mengaku kehilangan ponsel dengan modus yang hampir sama.

Para pelaku diduga beraksi secara berkelompok dan memanfaatkan padatnya massa penonton untuk menghindari kecurigaan. Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian.
(Red)

error: Content is protected !!