Perkuat Ketahanan Pangan, TNI-Polri Dampingi Petani Tanam Jagung di Pare

KEDIRI || KOLOCOKRONEWS
– Komitmen mendukung ketahanan pangan terus diwujudkan melalui aksi nyata di tingkat desa. Kali ini, Babinsa Koramil 0809/11 Pare Kodim 0809/Kediri bersama Bhabinkamtibmas turun langsung ke sawah untuk mendampingi petani menanam jagung di Dusun Tawang, Desa Sumberbendo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Selasa (27/10/2026) pagi.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Desa Sumberbendo Serka Fathoni bersama Bhabinkamtibmas Aipda Ida Bagus hadir di lahan bengkok milik desa yang disiapkan untuk budidaya jagung varietas hibrida. Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan terhadap aktivitas pertanian sekaligus upaya mendorong peningkatan produktivitas pangan di wilayah setempat.

Pendampingan ini tidak sekadar menjadi wujud kedekatan aparat dengan masyarakat, tetapi juga memberikan motivasi kepada para petani agar terus mengoptimalkan lahan pertanian yang tersedia.

Serka Fathoni mengatakan, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, termasuk mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Menurutnya, petani memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan. Karena itu, dukungan dan pendampingan secara langsung di lapangan diharapkan mampu meningkatkan semangat masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian.

“Kami ingin terus hadir bersama masyarakat, termasuk mendampingi para petani dalam mengelola lahan pertanian. Harapannya, tanaman yang ditanam dapat tumbuh dengan baik, hasil panen meningkat, dan memberikan manfaat bagi perekonomian keluarga,” ujar Serka Fathoni.

Ia menambahkan, dukungan terhadap petani tidak hanya dilakukan pada saat penanaman. Babinsa juga berupaya menjalin koordinasi dengan pihak terkait agar proses pertanian dapat berjalan optimal, mulai dari pengolahan lahan, perawatan tanaman, hingga memasuki masa panen.

Koordinasi dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dari Dinas Pertanian juga menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan budidaya. Melalui kerja sama tersebut, berbagai kendala yang dihadapi petani diharapkan dapat ditangani dengan lebih baik.

Sinergi antara TNI, Polri, penyuluh pertanian, dan masyarakat dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pengembangan sektor pertanian di pedesaan.

Dukungan tersebut mendapat respons positif dari para petani yang terlibat. Fauzan, salah seorang penggarap lahan, mengaku senang dengan kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang memberikan perhatian serta semangat kepada para petani.

“Terima kasih kepada Pak Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang telah mendampingi kami. Kehadiran mereka membuat kami semakin bersemangat dalam bertani. Semoga tanaman jagung ini tumbuh subur dan hasil panennya melimpah,” ungkap Fauzan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pemanfaatan lahan pertanian di Desa Sumberbendo semakin optimal dan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan produksi pangan di Kabupaten Kediri.

Pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan juga diharapkan dapat memperkuat hubungan antara aparat dan masyarakat, sekaligus mendorong terwujudnya kemandirian pangan yang dimulai dari tingkat desa.

Sinergi Babinsa dan Bhabinkamtibmas bersama petani tersebut menjadi gambaran bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat demi menjaga ketersediaan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

(Hariono)

error: Content is protected !!