Lumajang || kolocokronews
– Sebanyak 393 siswa Pendidikan Dasar Kemiliteran (Dikma) Tamtama dan Bintara TNI Angkatan Laut Korps Marinir menjalani tahapan latihan pembaretan melalui kegiatan long march yang melintasi wilayah Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Minggu (31/5/2026). Untuk menjamin kelancaran kegiatan tersebut, jajaran Polsek Ranuyoso melakukan pengamanan dan pemantauan secara menyeluruh di sepanjang rute perjalanan.
Kegiatan long march ini merupakan bagian penting dari proses pembentukan karakter dan ketahanan fisik para calon prajurit Korps Marinir sebelum mereka melanjutkan perjalanan menuju wilayah Kabupaten Probolinggo.
Kapolsek Ranuyoso, AKP Imam Soepardi, mengatakan bahwa pihaknya menempatkan personel di sejumlah titik strategis guna memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Selain itu, koordinasi terus dilakukan dengan unsur pelatih dan pendamping dari TNI AL agar setiap tahapan kegiatan berjalan sesuai prosedur.
“Kami melakukan pemantauan di sepanjang jalur yang dilalui peserta serta terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar,” ungkapnya.
Sebelum melanjutkan perjalanan, para peserta diketahui bermalam di SD Negeri Wates Wetan 1 yang berada di kawasan timur Pasar Wates Wetan. Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan dengan terlebih dahulu beristirahat di area perkebunan kopi milik warga di Dusun Kopangan, Desa Wates Wetan.
Dari lokasi tersebut, ratusan siswa Marinir bergerak menyusuri sejumlah jalur utama yang melintasi Pasar Gedang Wates Wetan, Desa Wates Kulon, hingga Desa Penawungan sebelum memasuki wilayah Kabupaten Probolinggo.
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga dengan baik. Arus lalu lintas di sepanjang rute yang dilalui peserta juga terpantau lancar tanpa gangguan berarti.
Menurut AKP Imam Soepardi, tidak ditemukan kendala maupun gangguan kamtibmas selama kegiatan berlangsung. Seluruh rangkaian latihan berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah disusun.
Selain melakukan pengamanan, petugas kepolisian juga melaksanakan patroli dialogis dengan warga setempat. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diajak untuk turut menjaga suasana kondusif dan mendukung pelaksanaan latihan militer yang berlangsung di wilayah mereka.
Kapolsek menambahkan, keberhasilan pengamanan kegiatan tidak terlepas dari kerja sama yang solid antara aparat kepolisian, TNI, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.
“Sinergi yang baik antara seluruh pihak menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan. Dukungan masyarakat sangat kami apresiasi karena turut membantu menciptakan situasi yang kondusif,” pungkasnya.
(Red)
