Headline

Perang Kelompok di Tallo Kembali Renggut Nyawa, Warga Sapiria Jadi Korban Terbaru

3/5 - (2 votes)

Makassar || kolocokronews
— Konflik antarkelompok yang belum mereda di kawasan Tallo kembali membawa kabar duka. Seorang warga Sapiria, Nur Syam yang akrab disapa Kipas (40), meninggal dunia setelah mengalami luka serius akibat dugaan tembakan senapan angin di area bentrokan, Minggu malam (16/11/2025), di sekitar Pekuburan Beroanging.

Insiden itu terjadi saat situasi di lokasi bentrokan memanas. Kipas, yang sebelumnya baru pulang dari berjualan, memutuskan pergi melihat kondisi keributan karena mendengar semakin banyak warga yang menjadi korban. Namun langkahnya justru berujung tragis.

Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Akademis Makassar dan menjalani operasi di bagian kepala. Meski tim medis telah berupaya maksimal, nyawanya tak tertolong. Ia dinyatakan meninggal pada Selasa (18/11/2025) sekitar pukul 05.30 WITA.

Fitria, istri korban, tak kuasa menahan tangis saat mengenang suaminya. Dalam keterangannya, ia menyebut bahwa sebelum insiden, Kipas sempat mengatakan ingin memantau situasi bentrokan.
“Dia bilang mau liat orang perang karena banyak korban. Tapi akhirnya dia juga yang jadi korban,” ungkapnya dengan suara parau.

Di tengah kecamuk bentrokan, Kipas diduga terkena tembakan senapan angin yang menghantam tepat di kepalanya. Fitria turut mendengar informasi bahwa pelaku penembakan berinisial C, yang disebut-sebut membeli senjata tersebut dengan harga sekitar Rp20 juta.

Kipas kini meninggalkan dua anak kandung serta tiga anak tiri, yang harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan tulang punggung keluarga. Sementara itu, warga Tallo masih dibayangi rasa takut akibat perang kelompok yang tak kunjung berakhir, menanti langkah tegas pihak berwenang untuk memulihkan keamanan di wilayah tersebut.
(Syam).

error: Content is protected !!