GRESIK || kolocokronews
– Pelarian F, pelaku perampokan bersenjata api yang menggasak uang setoran SPBU di kawasan Driyorejo, Gresik, akhirnya berakhir. Pria asal Kecamatan Kedungdung, Sampang, itu berhasil ditangkap Tim Resmob Satreskrim Polres Gresik setelah buron sejak April 2025.
Pelaku diringkus di wilayah Sampang, Madura, pada Senin (25/5/2026). Saat proses penangkapan berlangsung, F disebut melakukan perlawanan sehingga petugas terpaksa melumpuhkannya dengan tembakan di kedua kaki.
Penangkapan tersebut dipimpin langsung oleh Ipda Andi Muh. Asyraf Gunawan bersama tim Resmob Satreskrim Polres Gresik.
Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Arya Widjaya, menjelaskan bahwa F merupakan salah satu anggota komplotan yang terlibat dalam aksi perampokan uang operasional SPBU Damarasih Krikilan senilai sekitar Rp130 juta.
Tak hanya ikut merampas uang, pelaku juga diduga sebagai orang yang membawa sekaligus menembakkan senjata api jenis revolver saat aksi berlangsung.
“Pelaku mengakui menembakkan senjata hingga mengenai warga yang berusaha membantu korban,” terang Ipda Andi.
Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa ponsel Oppo, helm hitam, dan celana jeans biru yang digunakan pelaku saat menjalankan aksinya.
Perampokan tersebut terjadi pada Senin (14/4/2025) sekitar pukul 12.50 WIB. Saat itu korban JR, pegawai administrasi SPBU Damarasih Krikilan, tengah menuju Bank BRI KCP Karanglo Driyorejo untuk menyetorkan uang operasional pembelian BBM.
Korban yang berboncengan motor bersama rekannya kemudian dipepet empat pelaku yang mengendarai dua sepeda motor matik di Jalan Raya Desa Krikilan.
Sesampainya di kawasan Jembatan Larangan, para pelaku langsung merampas tas berisi uang tunai sekitar Rp130 juta hingga korban terjatuh ke jalan.
Teriakan korban sempat mengundang perhatian warga. Namun seorang warga berinisial ISK yang mencoba memberikan pertolongan justru ditembak pelaku hingga mengalami luka tembak di kaki kanan.
Setelah berhasil membawa kabur uang hasil rampokan, komplotan pelaku melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian.
Kini F telah diamankan di Polres Gresik untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih memburu enam anggota komplotan lainnya yang telah masuk daftar pencarian orang.
(Red).
