Kapolresta Malang Kota Resmi Berganti, Kombes Pol. Danang Setiyo Pambudi Awali Tugas dengan Tradisi Pedang Pora

5/5 - (1 vote)

MALANG | Kolocokronew
– Kepemimpinan di Polresta Malang Kota resmi memasuki babak baru. Kombes Pol. Danang Setiyo Pambudi mulai menjalankan tugas sebagai Kapolresta Malang Kota setelah disambut prosesi Pedang Pora di Mapolresta Malang Kota, Rabu (29/7/2026).

Tradisi yang menjadi bagian dari budaya organisasi Polri tersebut digelar usai pelaksanaan serah terima jabatan di Mapolda Jawa Timur. Prosesi itu menjadi simbol penghormatan kepada pejabat baru sekaligus bentuk apresiasi kepada pimpinan sebelumnya yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya.

Kombes Pol. Danang Setiyo Pambudi sebelumnya menjabat sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadirreskrimum) Polda Metro Jaya. Sementara itu, posisi Wakapolresta Malang Kota kini dipercayakan kepada AKBP Alex Sandy Siregar yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Lumajang.

Di sisi lain, Kombes Pol. Putu Kholis Aryana mendapat penugasan baru sebagai Kapolres Metro Bekasi Kota, Polda Metro Jaya. Selama memimpin Polresta Malang Kota, ia dinilai berhasil membawa sejumlah kemajuan, baik dalam pengungkapan berbagai kasus kriminal, peningkatan kualitas pelayanan publik, maupun mempererat kemitraan dengan pemerintah daerah dan masyarakat.

Pergantian kepemimpinan kali ini juga menjadi cerminan kesinambungan kaderisasi di tubuh Polri. Sebelum dipercaya memimpin Polresta Malang Kota, Kombes Pol. Danang Setiyo Pambudi pernah menempati jabatan Wadirreskrimum Polda Metro Jaya, posisi yang sebelumnya juga pernah dijabat oleh Kombes Pol. Putu Kholis Aryana. Bahkan, ketika memimpin Polres Malang, Danang juga meneruskan tongkat estafet dari Putu Kholis Aryana.

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobhikin, mengatakan mutasi jabatan merupakan proses yang lazim dalam organisasi Polri sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi.

“Serah terima jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier, regenerasi organisasi, dan penyegaran di lingkungan Polri. Tujuannya adalah menjaga kesinambungan kepemimpinan, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat,” katanya.

Menurut Ipda Lukman, prosesi Pedang Pora dan apel farewell memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar rangkaian seremonial. Tradisi tersebut mencerminkan penghormatan kepada pemimpin, semangat loyalitas, serta komitmen seluruh personel untuk terus menjaga soliditas dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas pengabdian Kombes Pol. Putu Kholis Aryana yang telah meletakkan fondasi kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Malang. Berbagai capaian yang telah diraih diharapkan dapat menjadi pijakan bagi kepemimpinan berikutnya.

Sementara itu, Kombes Pol. Danang Setiyo Pambudi menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan sekaligus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Dengan bergantinya pucuk pimpinan, Polresta Malang Kota optimistis mampu terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, memperkuat penegakan hukum, serta menjaga kepercayaan publik melalui kinerja yang profesional, humanis, dan berintegritas.
(Red).

error: Content is protected !!