Penjual Sayur di Lumajang Tewas Diduga Jadi Korban Tabrak Lari, Sopir Minibus Akhirnya Serahkan Diri

LUMAJANG || kolocokronews
– Peristiwa tragis menimpa seorang penjual sayur di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Seorang perempuan bernama Khusnuk Khotimah (42) ditemukan meninggal dunia di atas jembatan Desa Tunjung, Kecamatan Randuagung, Sabtu (6/6/2026), dengan sepeda motornya yang masih membawa obrok berisi sayuran berada tak jauh dari lokasi.

Korban yang merupakan warga Desa Tunjung itu diduga menjadi korban kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah minibus bernomor polisi M 7321 V yang dikemudikan oleh Imam Safi’i (37), warga Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember.

Rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi memperlihatkan detik-detik kecelakaan tersebut. Setelah benturan terjadi, sepeda motor korban terseret sekitar 10 meter hingga memunculkan percikan api akibat gesekan dengan aspal.

Minibus sempat berhenti sesaat usai insiden. Namun, alih-alih memberikan pertolongan, pengemudi diduga memindahkan korban beserta sepeda motornya ke pinggir jalan di area jembatan sebelum meninggalkan lokasi kejadian.

Kapolsek Randuagung AKP Dirga Pradhira Irianto menjelaskan bahwa saat kejadian korban tengah mengendarai sepeda motor Honda Supra X. Ia juga menyebut korban merupakan seorang ibu rumah tangga yang sehari-hari berjualan sayur.

Sementara itu, Kanit Laka Satlantas Polres Lumajang Ipda Dendy Cucu mengungkapkan bahwa sopir minibus beserta kendaraannya telah mendatangi kantor Satlantas Polres Lumajang untuk menyerahkan diri.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan diduga bermula ketika sepeda motor korban melaju terlalu ke sisi kanan jalan saat melintasi tikungan. Pada saat bersamaan, minibus datang dari arah berlawanan dengan kecepatan cukup tinggi hingga menabrak obrok sayur yang dibawa korban.

Penyidik masih terus mendalami kronologi dan penyebab pasti kecelakaan dengan meminta keterangan dari pengemudi serta mengumpulkan alat bukti lainnya.

Di sisi lain, jenazah Khusnuk Khotimah telah diserahkan kepada pihak keluarga dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Desa Tunjung, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar yang mengenalnya sebagai sosok pekerja keras dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
(Red).

error: Content is protected !!