Batu ,Malang || kolocokronews
— Hujan deras yang mengguyur kawasan pegunungan sejak Senin (24/11/2025) siang memicu longsor besar di jalur alternatif penghubung Kota Batu–Mojokerto via Cangar–Pacet. Material longsor yang jatuh dari tebing kawasan Gajah Mungkur sekitar pukul 14.30 WIB langsung menutup seluruh badan jalan, membuat arus kendaraan dari kedua arah terhenti total.
Tumpukan tanah, batu berukuran besar, hingga batang pohon berguguran dari tebing setinggi belasan meter. Situasi itu membuat sejumlah pengendara yang terjebak di lokasi memilih memutar balik dan mencari rute lain karena kondisi dinilai terlalu berisiko.
Petugas gabungan dari BPBD Kota Batu, Perhutani, Polsek Bumiaji, dan relawan segera melakukan pengecekan. Hasil observasi menunjukkan bahwa tebing masih mengeluarkan runtuhan kecil disertai munculnya retakan panjang di bagian atas. Demi menghindari potensi longsor susulan, keputusan penutupan total jalur pun diambil.
“Retakannya memanjang dan material masih bergerak. Risiko longsor susulan sangat tinggi, jadi sementara jalur kami tutup dua arah sampai benar-benar aman,” ujar Ananto (34), salah satu relawan di lokasi.
Sementara itu, dari wilayah Mojokerto, laporan serupa juga diterima. Longsor yang menutup jalur Pacet–Cangar tepatnya di kawasan Kutukan Sendi dikonfirmasi oleh anggota PMI Mojokerto,
“Longsor terjadi sejak jam 14.00. Kendaraan sudah tidak bisa melintas,” ujarnya.
Kanit Turjawali Polres Mojokerto, Ipda Giri Setyo Adi, membenarkan insiden tersebut. Ia memastikan petugas gabungan telah bergerak melakukan penanganan awal serta pengalihan arus.
“Evakuasi material dan rekayasa lalu lintas sudah dilakukan. Untuk jalur dari Pacet menuju Batu dialihkan oleh anggota patroli Polsek Pacet,” jelasnya.
Hingga malam hari, petugas masih memantau kondisi tebing karena hujan diperkirakan masih turun dengan intensitas sedang hingga tinggi. Pengguna jalan diminta menghindari jalur Pacet–Cangar dan memilih rute lain sampai situasi kembali aman.
(Red).
