MALANG | kolocokronews
– Suasana penuh semangat mewarnai pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 yang digelar secara serentak di Jawa Timur, Senin (13/7/2026). Kegiatan yang dipusatkan di SMKN 2 Singosari, Desa Tunjungtirto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, dipimpin langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed., serta diikuti ribuan peserta dari berbagai jenjang pendidikan.
Pembukaan MPLS tersebut juga dihadiri Bupati Malang Drs. H.M. Sanusi, M.M., perwakilan Gubernur Jawa Timur yang diwakili Asisten I Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Imam Hidayat, S.Sos., M.M., Kepala BNN Provinsi Jawa Timur Brigjen Pol. Budi Mulyanto, jajaran pejabat Kemendikdasmen, unsur Forkopimda, Forkopimcam Singosari, kepala sekolah, guru, hingga sekitar 1.000 perwakilan siswa SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB dari berbagai wilayah di Malang Raya.
Dalam kegiatan tersebut, Mendikdasmen menegaskan bahwa pelaksanaan MPLS Ramah harus menjadi momentum awal membangun lingkungan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, serta bebas dari segala bentuk perundungan dan kekerasan. Menurutnya, masa pengenalan sekolah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan proses pembentukan karakter dan budaya positif bagi peserta didik baru.
Rangkaian acara diawali dengan upacara bendera yang dilanjutkan persembahan lagu “Rukun Sama Teman” dan “Jatim Cerdas”. Suasana semakin meriah saat dilakukan penyerahan bantuan seragam kepada 12 perwakilan murid dari jenjang SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB se-Jawa Timur, sekaligus penyerahan SIKAP Award oleh Mendikdasmen kepada siswa berprestasi.
Momen istimewa lainnya adalah penyerahan piagam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas penyelenggaraan edukasi antikorupsi secara hibrida dengan jumlah pelajar terbanyak di Provinsi Jawa Timur. Penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen dunia pendidikan dalam menanamkan nilai integritas sejak dini.
Melalui sambungan daring, Mendikdasmen juga menyapa para siswa di berbagai daerah yang mengikuti pembukaan MPLS secara serentak. Ia memberikan motivasi agar seluruh peserta didik terus belajar, menjaga semangat, serta menjadi generasi yang berkarakter, berprestasi, dan mampu menghadapi tantangan masa depan.
Usai acara utama, Mendikdasmen meninjau hasil revitalisasi SMKN 2 Singosari sebagai bagian dari penguatan kualitas pendidikan vokasi. Kunjungan dilanjutkan dengan melihat hasil Program SIKAP, melakukan panen bersama, menanam bibit, serta mengunjungi stand bazar yang menampilkan berbagai karya dan produk inovatif para siswa.
Bupati Malang H.M. Sanusi menyambut baik dipilihnya SMKN 2 Singosari sebagai lokasi pembukaan MPLS Ramah tingkat Jawa Timur. Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Malang untuk terus meningkatkan mutu pendidikan sekaligus membentuk karakter peserta didik yang unggul.
Pengamanan kegiatan melibatkan personel TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta unsur pengamanan sekolah sehingga seluruh rangkaian acara berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Pembukaan MPLS Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi jutaan pelajar untuk memasuki dunia pendidikan dengan semangat baru, karakter kuat, serta komitmen membangun budaya belajar yang positif.
(Red).
