Hari Ketiga Pencarian, Satu Korban Terseret Ombak Pantai Payangan Ditemukan Mengapung di Perairan Watu Ulo

Jember || kolocokronews
– Setelah tiga hari pencarian intensif, satu dari dua korban yang dilaporkan terseret ombak di kawasan Pantai Payangan akhirnya ditemukan. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia mengapung di perairan Teluk Sarat, Dusun Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Senin (1/6/2026) dini hari.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh nelayan yang baru kembali dari melaut sekitar pukul 05.00 WIB. Saat ditemukan, korban berada dalam posisi tengkurap di tengah laut dan masih mengenakan kaos serta celana pendek berwarna hitam.

Temuan tersebut segera dilaporkan nelayan kepada anggota SAR Rimba Laut yang kemudian meneruskan informasi kepada Basarnas Jember. Tak lama berselang, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas Jember, SAR Rimba Laut, Pos TNI AL Puger, dan Satpolair Polres Jember bergerak menuju lokasi penemuan untuk melakukan evakuasi.

Korpos Basarnas Jember, S. Jefri, mengatakan kondisi cuaca dan gelombang laut saat itu cukup bersahabat sehingga proses evakuasi dapat dilakukan dengan cepat.

“Kondisi ombak relatif kecil sehingga tim bersama nelayan dapat menjangkau lokasi menggunakan perahu karet dan jukung. Jasad berhasil dievakuasi dari tengah laut sekitar pukul 05.30 WIB,” ujarnya.

Proses evakuasi berlangsung lancar berkat kerja sama antara tim penyelamat dan nelayan setempat yang turut membantu pencarian sejak hari pertama. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke Puskesmas Sabrang, Kecamatan Ambulu, untuk proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut.

Penemuan korban ini menjadi titik terang dalam operasi pencarian yang telah berlangsung selama tiga hari. Namun demikian, tugas tim gabungan belum berakhir. Hingga saat ini, upaya pencarian terhadap satu korban lainnya masih terus dilakukan di sejumlah titik perairan sekitar Pantai Payangan, Teluk Sarat, dan kawasan Watu Ulo.

Tim SAR bersama unsur terkait terus menyisir area pencarian dengan harapan korban kedua dapat segera ditemukan. Pemantauan kondisi cuaca dan pergerakan arus laut juga dilakukan untuk menentukan titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi korban berada.

Sementara itu, masyarakat dan keluarga korban masih menanti perkembangan hasil pencarian yang hingga kini terus dilakukan oleh tim gabungan di perairan selatan Jember.
(Red).

error: Content is protected !!