Jatim Park Group Tegaskan Komitmen Karya Anak Bangsa dalam Media Gathering Bersama Insan Pers

Rate this post

Batu | kolocokronews
— PT Jatim Park Group kembali menegaskan komitmennya sebagai pelopor pariwisata berbasis edukasi dan karya anak bangsa melalui kegiatan Media Gathering yang dikemas dalam Dialog Kebangsaan bertema “Karya Anak Bangsa”, di Wisata Party Jatim Park 3, Kota Batu, Senin (9/3/2026) mulai pukul 15.00 WIB.

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang diskusi antara manajemen Jatim Park Group dengan para insan pers dari berbagai media, termasuk Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Malang Raya, jurnalis televisi, media online, media cetak, relawan, serta sejumlah tamu undangan.

Acara berlangsung hangat dan penuh keakraban. Seluruh jajaran direksi dan manajemen Jatim Park Group turut hadir menyambut para awak media yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan perkembangan dunia pariwisata kepada masyarakat.

Rangkaian acara dimulai dengan sambutan pembuka dari manajemen, dilanjutkan dialog publik bersama awak media yang membahas perkembangan industri pariwisata, peran media dalam membangun citra daerah, serta kontribusi karya anak bangsa dalam kemajuan sektor wisata nasional. Suasana kemudian semakin cair dengan hiburan stand up comedy dan penampilan seni tari, yang menambah semarak kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Jatim Park Group, Ir. Surjo Widodo, M.Ars., MM, menegaskan bahwa keberhasilan Jatim Park Group hingga dikenal luas tidak lepas dari peran media.

Menurutnya, media memiliki posisi penting sebagai jembatan informasi antara pengelola wisata dengan masyarakat luas.

“Tanpa media kami tidak bisa apa-apa, karena media adalah ujung tombak kami. Hari ini bukan hanya momentum silaturahmi, tetapi juga refleksi perjalanan Jatim Park Group di tahun 2026,” ungkap Surjo Widodo.

Ia menjelaskan, Jatim Park Group lahir dari mimpi sederhana sekitar 25 tahun lalu, saat Kota Batu masih berstatus kecamatan di Kabupaten Malang. Dari awal berdirinya Jatim Park 1, kini berkembang menjadi sebuah ekosistem pariwisata besar yang dikenal luas hingga tingkat internasional.

Menurut Surjo, Jatim Park Group tidak hanya menghadirkan hiburan semata, tetapi juga mengusung konsep edukasi, konservasi satwa, dan penguatan nilai kebangsaan.

“Dari satu titik Jatim Park 1, kini berkembang menjadi ekosistem wisata yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan edukasi dan kebanggaan terhadap karya anak bangsa,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa tema “Berkarya untuk Bangsa” yang diangkat dalam media gathering tersebut merupakan refleksi dari komitmen Jatim Park Group dalam membangun sektor pariwisata nasional yang berkualitas dan berdaya saing.

“Semua pencapaian ini tentu tidak akan sampai ke telinga masyarakat tanpa peran media. Karena itu kami sangat menghargai kolaborasi yang selama ini terjalin,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua SMSI Malang Raya, Doi Nuri, menyampaikan apresiasi terhadap kiprah Jatim Park Group yang dinilai telah menjadi ikon dan barometer pariwisata di Jawa Timur.

Menurutnya, selama lebih dari dua dekade perjalanan, Jatim Park Group telah memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, peningkatan lapangan kerja, serta penguatan sektor pariwisata di Malang Raya.

“JTP Group memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Sinerginya dengan pemerintah dan masyarakat mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, sosial, hingga pembangunan infrastruktur,” ujarnya.

Ia juga menilai keberadaan Jatim Park Group telah membantu mengangkat citra daerah Malang Raya di tingkat nasional maupun internasional, sehingga mampu menarik minat wisatawan dan investor.

“Kami berharap Jatim Park Group terus menjadi lokomotif pariwisata di Jawa Timur serta tetap menjadi kebanggaan karya anak bangsa,” pungkasnya.

Melalui kegiatan media gathering ini, Jatim Park Group kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu kekuatan utama industri pariwisata nasional, sekaligus memperkuat sinergi dengan insan pers dalam mempromosikan potensi wisata dan karya anak bangsa kepada dunia.
(Red)

error: Content is protected !!