Headline

Rem Blong, Truk Tangki Solar Hantam Dua Mobil di Kalijambe Purworejo: Satu Tewas, Tiga Luka Berat

PURWOREJO || kolocokronews
— Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Purworejo–Magelang, tepat di depan Pasar Kalijambe, Selasa (11/11/2025) pagi. Sebuah truk tangki bermuatan solar delapan ribu liter diduga mengalami rem blong dan menabrak dua kendaraan di depannya.

Akibat insiden tersebut, satu orang meninggal dunia di tempat dan tiga lainnya mengalami luka berat. Evakuasi berlangsung dramatis karena solar sempat tumpah ke jalan, menimbulkan kekhawatiran terjadinya kebakaran.

Kronologi kecelakaan menurut saksi mata warga ,Truk Hino Tronton bernopol H-9861-OF melaju dari arah Magelang menuju Purworejo. Saat menuruni jalur Kalijambe yang dikenal rawan kecelakaan, rem truk diduga tidak berfungsi.

Truk kemudian menghantam dua kendaraan di depannya — Suzuki Carry AA-1726-BA dan Toyota Avanza AA-1484-DC — hingga keduanya terdorong ke bahu jalan. Suzuki Carry yang membawa bawang merah ringsek parah, sementara truk tangki melintang menutup seluruh badan jalan.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Sutrisno (45), warga Bangetayu Kulon, Semarang, yang merupakan penumpang truk tangki.
Tiga korban lainnya mengalami luka berat, di antaranya:

Lokas Feriyanto (42), sopir truk tangki, warga Semarang Utara

Muhammad Zainuddin (34), penumpang truk, warga Demak

Ari Agus Susanto (42), sopir Suzuki Carry, warga Bandongan, Magelang

Seluruh korban dilarikan ke RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo dan RSI Loano untuk mendapatkan perawatan intensif

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Purworejo, Damkar, BPBD, dan PMI langsung melakukan olah TKP dan evakuasi korban.
Proses penanganan truk yang melintang dan pembersihan solar di jalan memakan waktu sekitar enam jam, menyebabkan kemacetan panjang di jalur utama Purworejo–Magelang.

Kasatlantas Polres Purworejo menyebut pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti rem blong serta kondisi teknis kendaraan. Sopir truk juga akan dimintai keterangan lebih lanjut.

Kepolisian mengimbau pengemudi kendaraan besar untuk melakukan pemeriksaan rutin, terutama bagi kendaraan bermuatan bahan berbahaya seperti solar.

“Kondisi jalan Kalijambe memang menurun dan rawan. Pengemudi harus memastikan sistem rem berfungsi baik sebelum melintas,” ujar salah satu petugas di lokasi.

Menjelang siang, arus lalu lintas kembali dibuka setelah petugas mengevakuasi kendaraan dan membersihkan tumpahan solar. Meski begitu, warga sekitar masih trauma melihat sisa-sisa kecelakaan yang merenggut satu nyawa dan menyebabkan kerusakan parah di sekitar pasar.
(Red).

error: Content is protected !!