BLITAR || kolocokronew
Rabu (12/11/2025). – Sejumlah sopir truk di jalur Candirejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, terpaksa turun tangan memperbaiki sendiri ruas jalan yang rusak parah. Mereka secara swadaya menimbun lubang dengan pasir dan batu agar jalur tersebut bisa dilalui dengan aman.
Salah satu pengguna jalan, Agus, mengatakan kondisi jalan makin memprihatinkan, terutama saat hujan turun. Lubang-lubang yang tergenang air membuat kendaraan rawan tergelincir dan menimbulkan kecelakaan.
“Kalau nunggu diperbaiki pemerintah, entah sampai kapan. Jadi kami inisiatif uruk pakai bahan seadanya,” ujarnya,
Agus juga menyoroti soal kewajiban pembayaran surat pajak kendaraan tambang ke Pos Pengawasan Mineral Bukan Logam dan Batuan yang berada di jalur tersebut. Menurutnya, setiap truk yang melintas diwajibkan membayar antara Rp30 ribu hingga Rp50 ribu.
“Padahal tiap kendaraan sudah bayar, tapi jalan tetap rusak. Kami bingung dana itu digunakan untuk apa,” tambahnya.
Sementara itu, warga sekitar, Setiawan, mengungkapkan sebelumnya sejumlah warga memasang banner protes di tepi jalan untuk menuntut perbaikan infrastruktur. Namun, banner-banner itu sempat dilepas oleh petugas pos pengawasan.
“Begitu tahu dilepas, warga langsung pasang lagi. Ini bentuk kekecewaan kami, karena jalan ini satu-satunya akses utama,” tuturnya.
Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan memperbaiki jalan Candirejo agar aktivitas transportasi tambang maupun masyarakat umum bisa kembali lancar dan aman.
Source : (fb Ag243).
(Red).
