Headline

PERPANI Pasuruan Mulai Penjaringan Atlet Panahan Menuju POPDA Jatim 2026

PASURUAN || kolocokronews— Menatap gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Timur 2026, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Pasuruan bersama Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Kabupaten Pasuruan mulai melakukan langkah strategis dengan menggelar seleksi atlet panahan, Minggu (7/12/2025).

Kegiatan seleksi tersebut dilaksanakan di Lapangan Plumbon, Pandaan, sebagai bagian dari proses penjaringan awal untuk membentuk tim panahan pelajar yang solid dan kompetitif. Selain itu, seleksi ini juga bertujuan memperoleh gambaran terkini kemampuan teknis, taktik, serta kondisi fisik atlet panahan Kabupaten Pasuruan yang memenuhi syarat sesuai petunjuk teknis POPDA.

Sebelum memasuki tahapan teknis, seluruh atlet wajib menjalani pengukuran antropometri. Proses ini dilakukan untuk memetakan kondisi fisik secara menyeluruh, mulai dari tinggi dan berat badan, panjang segmental tubuh, hingga komposisi lemak tubuh. Data tersebut menjadi dasar penting dalam proses pembinaan dan penilaian atlet secara objektif.

Usai pengukuran fisik, para peserta mengikuti tes keterampilan dan teknik memanah yang menjadi indikator utama kelayakan atlet. Tahapan seleksi kemudian ditutup dengan analisis performa secara menyeluruh untuk menentukan atlet-atlet terbaik yang akan diproyeksikan membela Kabupaten Pasuruan di POPDA Jawa Timur 2026.

Kegiatan seleksi ini turut dihadiri Kepala Bidang Olahraga Dispora Kabupaten Pasuruan, Digdyo Mulyono Jati, beserta staf, serta jajaran pengurus PERPANI Kabupaten Pasuruan yang terlibat langsung dalam proses seleksi.

Riadi, selaku Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) PERPANI Kabupaten Pasuruan yang mewakili Ketua Umum PERPANI, menjelaskan bahwa atlet yang mengikuti seleksi berasal dari klub-klub panahan di Kabupaten Pasuruan serta dari sekolah-sekolah yang memiliki kegiatan ekstrakurikuler panahan.
“Seleksi ini diperuntukkan bagi atlet yang masih eligible, yakni maksimal berada di kelas X. Total ada 24 atlet yang mengikuti seleksi dari empat divisi yang dipertandingkan,” ujar Riadi.

Ia menambahkan, materi seleksi difokuskan pada dua aspek utama, yaitu pencapaian skor dan endurance atau ketahanan fisik, sebagai gambaran kesiapan atlet menghadapi persaingan di level provinsi.

Sementara itu, Ketua Umum PERPANI Kabupaten Pasuruan, Ir. Hari Santoso, MM, secara terpisah melalui komunikasi WhatsApp menyampaikan optimisme terhadap potensi atlet panahan binaannya. Menurutnya, para atlet telah dibiasakan menjalani latihan dan seluruh kegiatan secara profesional.

“Mereka memang dilatih untuk selalu siap. Semua proses pembinaan dilakukan sesuai standar, seolah-olah sedang menghadapi kejuaraan. Insya Allah, dengan persiapan yang matang dan latihan rutin, mereka mampu tampil maksimal,” ungkapnya.

Seleksi ini menjadi langkah awal PERPANI Kabupaten Pasuruan dalam memastikan pembinaan atlet panahan berjalan terarah, terukur, dan berkesinambungan demi meraih prestasi terbaik di ajang POPDA Jawa Timur 2026.

(Red).

error: Content is protected !!