Jakarta Utara || kolocokronews
— Suasana tenang menjelang salat Jumat di SMAN 72 Jakarta Utara mendadak berubah mencekam. Ledakan tiba-tiba terdengar dari kompleks masjid sekolah yang berada di kawasan Kelapa Gading, Jumat siang (tanggal sesuai kejadian). Seketika kepanikan terjadi karena ledakan itu memunculkan kobaran api dan asap tebal.
Zaki, siswa kelas XI yang berada di sekitar lokasi, mengatakan ledakan pertama terdengar saat khotbah Jumat memasuki bagian penutup. “Suaranya keras, seperti dari arah pilar masjid, lalu muncul api dan asap,” ungkapnya.
Tak berhenti di satu titik, menurut Zaki, dua dentuman lain juga terdengar di area berbeda — satu di dekat kantin, satu lagi di area tempat duduk siswa. Meski ledakan susulan tidak sebesar yang pertama, namun cukup menambah panik warga sekolah.
Peristiwa ini menyebabkan puluhan orang luka-luka. Data sementara mencatat 55 korban mengalami luka dengan tingkat yang beragam. Korban langsung dievakuasi menuju fasilitas kesehatan terdekat untuk penanganan medis.
Hingga berita ini ditulis, tim kepolisian bersama unit penjinak bom Gegana sudah berada di lokasi melakukan penyisiran dan olah TKP. Aparat belum memberikan keterangan resmi soal sumber ledakan dan dugaan penyebabnya.
Pihak sekolah sementara menutup aktivitas untuk kepentingan penanganan kejadian dan penyelidikan aparat. Polisi meminta publik tidak berspekulasi sampai hasil laboratorium forensik dan investigasi lapangan selesai.
(Red).
