Malang || kolocokronews
— Komandan Lanud Abd Saleh, Marsma TNI Reza R.R. Sastranegara, S.Sos., M.A.P., MNSS., memberikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) Tahun 2025 yang digelar di Bandara Abdulrahman Saleh, Rabu (3/12/2025). Kegiatan ini melibatkan sekitar 200 personel dari berbagai unsur TNI AU, instansi bandara, hingga lembaga pendukung lainnya.
Latihan PKD tahun ini mengangkat skenario kedaruratan yang cukup kompleks. Dalam simulasi, sebuah pesawat Jalak Air Boeing 737-800 mengalami bird strike setelah sekumpulan burung masuk ke mesin pesawat, menyebabkan gangguan serius pada engine nomor 2. Kondisi tersebut membuat pilot segera meminta priority landing kepada Tower Abdulrahman Saleh.
Menerima laporan tersebut, petugas tower langsung mengaktifkan sirine darurat dan mengerahkan unit PKP-PK/Base Rescue serta tim tambahan dari Lanud Abd Saleh. Seluruh unsur terkait bergerak cepat menjalankan prosedur penyelamatan, mulai dari penanganan teknis, evakuasi penumpang, pertolongan pertama, hingga pengamanan area insiden sesuai standar tanggap darurat penerbangan.
Dalam arahannya, Marsma TNI Reza menegaskan bahwa Bandara Abdulrahman Saleh merupakan bandara enclave sipil yang berada dalam wilayah Lanud Abd Saleh, sehingga aspek keselamatan penerbangan menjadi tanggung jawab bersama.
“Keselamatan penerbangan di Abdulrahman Saleh bukan hanya tugas TNI AU, tetapi seluruh pemangku kepentingan termasuk masyarakat sekitar. Edukasi dan penyuluhan harus terus dilakukan agar pemahaman mengenai keamanan dan keselamatan penerbangan semakin meningkat,” ujarnya.
Latihan ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi antarlembaga dan meningkatkan kesiapan dalam menghadapi potensi keadaan darurat nyata di masa depan. Dengan kerja sama yang solid, Bandara Abdulrahman Saleh terus berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan penerbangan di wilayah Jawa Timur.
(Red).
