Madiun || kolocokronews
— Wali Kota Madiun, Maidi, menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Mapolres Madiun pada Senin (19/1/2026). Pemeriksaan ini berkaitan dengan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK dan mengamankan total 15 orang dari berbagai latar belakang.
Proses pemeriksaan dimulai sejak pukul 08.30 WIB dan berlangsung hingga sore hari. Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara membenarkan adanya kegiatan pemeriksaan tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa pihak kepolisian hanya menyediakan tempat dan pengamanan, tanpa mengetahui secara rinci materi maupun teknis penyelidikan yang dilakukan KPK.
“Benar ada pemeriksaan oleh KPK di Polres Madiun. Namun untuk detail perkara sepenuhnya menjadi kewenangan KPK,” ujar Kapolres.
Sekitar pukul 17.00 WIB, Maidi terlihat keluar dari ruang pemeriksaan Satreskrim Polres Madiun dan langsung dibawa oleh penyidik KPK. Berdasarkan keterangan resmi, KPK memutuskan membawa sembilan dari total 15 orang yang diamankan ke Jakarta guna menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK.
Sembilan orang yang dibawa ke Jakarta tersebut antara lain Wali Kota Madiun Maidi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Madiun Thariq Megah, seorang perempuan yang turut diamankan dalam operasi tersebut, ajudan Wali Kota, staf Dinas PUPR, staf Satpol PP Kota Madiun, perwakilan dari Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora), serta pihak swasta atau kontraktor yang diduga berperan sebagai pemberi suap.
Sementara itu, sejumlah pejabat lainnya menjalani pemeriksaan di Madiun dan tidak ikut dibawa ke Jakarta. Mereka di antaranya Sekretaris Daerah Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto serta Suwarno, mantan Kepala Bappeda yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR.
Hingga berita ini diturunkan, KPK belum menyampaikan keterangan resmi terkait status hukum para pihak yang diperiksa maupun konstruksi perkara OTT tersebut. Publik masih menunggu penjelasan lebih lanjut dari lembaga antirasuah mengenai perkembangan kasus ini.
(Red).
