Batu Malang || kolocokronews
Senin (16/2/2026) – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, harga sejumlah kebutuhan pokok di Kota Batu mulai menunjukkan tren kenaikan. Komoditas yang mengalami lonjakan paling terasa antara lain ayam potong, telur ayam, dan cabai rawit.
Kenaikan harga ini mulai terjadi dalam sepekan terakhir dan diperkirakan masih akan berlanjut hingga memasuki awal Ramadan. Di sejumlah pasar tradisional, para pedagang mengakui adanya peningkatan harga dari pemasok yang berdampak langsung pada harga jual ke konsumen.
Saat ini, harga ayam potong tercatat mencapai Rp 40 ribu per kilogram. Angka tersebut naik dari harga sebelumnya yang berada di kisaran Rp 38 ribu per kilogram. Selisih yang tampak kecil itu dinilai cukup berpengaruh terhadap daya beli masyarakat, terutama bagi pembeli dalam jumlah besar.
Sejumlah pedagang menyebut, kenaikan harga menjelang Ramadan merupakan pola tahunan yang hampir selalu terjadi. Meningkatnya permintaan masyarakat untuk persiapan puasa menjadi salah satu faktor utama yang mendorong harga naik.
“Biasanya memang seperti ini setiap tahun. Permintaan mulai naik, otomatis harga dari pemasok juga ikut naik. Kami hanya menyesuaikan,” ujar salah satu pedagang di kawasan Stadion Brantas, Minggu (15/2/2026).
Tak hanya ayam potong, harga telur ayam juga mulai bergerak naik meski belum terlalu signifikan. Sementara itu, cabai rawit menjadi komoditas yang kenaikannya cukup terasa, mengikuti tren fluktuasi harga yang memang kerap terjadi pada komoditas hortikultura.
Para pedagang memperkirakan harga masih berpotensi kembali naik mendekati awal Ramadan, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat. Warga pun diimbau untuk berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan agar stabilitas harga tetap terjaga.
(Red).
