MALANG || KOLOCOKRONEWS
— Nuansa kebangsaan dan semangat melestarikan budaya Nusantara menyatu dalam kegiatan Sarasehan Kebangsaan dan Seni Budaya Nusantara yang berlangsung di Jalan Kepuh Gang 10, RW 05, Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Sabtu (5/9/2026).
Sejak pagi, masyarakat mulai berdatangan ke lokasi. Suasana sederhana tidak mengurangi kemeriahan kegiatan. Sekitar 120 peserta hadir dan mengikuti rangkaian acara dengan penuh perhatian, mulai dari pembukaan hingga sesi diskusi dan penyampaian materi.
Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara pendidikan politik, wawasan kebangsaan dan kebudayaan. Penyelenggaraan acara merupakan hasil kolaborasi Partai Gerindra Malang Raya DPD Provinsi Jawa Timur bersama Perkumpulan Kolo Cokro Group.
Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur, Drg. Hj. Handari Yektiwi Alkhosih, M.Kes., hadir memimpin jajaran Partai Gerindra dalam kegiatan tersebut. Ia didampingi Rr. Ajeng Hapsari Nastiti, S.H., M.H.
Dari Perkumpulan Kolo Cokro Group, hadir Dewan Pembina Ki Suroso, Ketua Majelis Kolo Cokro Gus Yuda Prasetya, S.E., S.Pd., M.Sn., Ketua Padepokan Kolo Cokro Padange Ati Suharsoyo beserta anggota, Ketua UMKM Kolo Cokro Misbahul Munir, S.T., serta Konsultan Hukum Perkumpulan Kolo Cokro Indra Eko Cahyono, S.H., S.Ip., CPLA., CPLO. Sejumlah staf khusus Perkumpulan Kolo Cokro Group juga turut hadir.
Kegiatan semakin mendapat sambutan positif karena dihadiri unsur masyarakat setempat, termasuk Wakil Ketua RW, Wahyu Rohman, para tokoh masyarakat, serta warga di lingkungan sekitar.
Mengangkat tema “Pendidikan Politik Kader Partai Gerindra Malang Raya”, acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Gerindra, dilanjutkan doa serta sambutan dari Drg. Hj. Handari Yektiwi Alkhosih.
Sesi utama kemudian diisi dengan pemaparan tiga materi yang memiliki keterkaitan dengan kehidupan berbangsa dan bermasyarakat.
Materi pertama disampaikan Drg. Hj. Handari Yektiwi Alkhosih dengan pembahasan mengenai program partai dan program Presiden H. Prabowo Subianto.
Berikutnya, Rr. Ajeng Hapsari Nastiti membawakan materi mengenai “Perang Narasi di Era Algoritma”. Pembahasan tersebut menjadi relevan di tengah perkembangan media digital yang membuat informasi begitu cepat beredar dan membentuk opini masyarakat.
Sementara itu, Ki Suroso membawa peserta pada pembahasan mengenai kebudayaan melalui materi “Seni Budaya Nusantara sebagai Jati Diri Bangsa Indonesia.”
Menurut semangat yang dibangun dalam kegiatan tersebut, pendidikan politik tidak semata-mata berbicara mengenai politik praktis, tetapi juga menyangkut kesadaran sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang memiliki keberagaman budaya dan sejarah.
Suasana sarasehan pun semakin hidup ketika seorang ibu anggota PKK RW 05 maju ke depan dan membacakan puisi bernuansa kebangsaan.
Pembacaan puisi tersebut mendapat perhatian peserta. Dengan ekspresi penuh semangat, pesan yang disampaikan mampu membangkitkan rasa nasionalisme dan menambah warna tersendiri dalam kegiatan yang sejak awal mengusung semangat persatuan dan kecintaan terhadap tanah air.
Kesederhanaan acara justru membuat interaksi antara penyelenggara dan masyarakat terasa lebih dekat. Warga tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga ikut memberikan warna dalam jalannya kegiatan.
Seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib dan lancar hingga selesai.
Atas terselenggaranya kegiatan tersebut, Partai Gerindra Malang Raya DPD Provinsi Jawa Timur bersama Perkumpulan Kolo Cokro Group menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan, khususnya Ketua RW, Wakil RW, para ketua RT, tokoh masyarakat dan warga sekitar.
Sarasehan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi ruang untuk memperkuat wawasan kebangsaan, membangun kesadaran politik yang positif serta menumbuhkan kembali kecintaan masyarakat terhadap seni dan budaya Nusantara.
(Red).
