Jakarta || kolocokronews
Kamis,4 Desember 2025 – Pemerintah pusat menetapkan penanganan bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebagai prioritas nasional. Instruksi tegas itu disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto menyusul besarnya korban dan kerusakan yang ditimbulkan.
Bencana yang melanda tiga provinsi tersebut menelan lebih dari 750 korban jiwa, sekitar 650 orang dilaporkan hilang, 2.600 warga mengalami luka-luka, serta lebih dari 570 ribu orang terpaksa mengungsi. Selain itu, ribuan rumah serta berbagai fasilitas dan layanan vital rusak parah.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menjelaskan bahwa Presiden Prabowo telah memimpin koordinasi langsung dengan seluruh kementerian dan lembaga, termasuk pemerintah daerah dan BUMN, untuk memastikan respons cepat dan menyeluruh.
“Bapak Presiden memberikan instruksi agar situasi ini diperlakukan sebagai prioritas nasional, termasuk jaminan bahwa dana dan logistik nasional tersedia secara penuh, secara total,” ujar Pratikno.
Pemerintah menggunakan dana siap pakai untuk mempercepat penanganan darurat. Seluruh kementerian dan lembaga, termasuk TNI dan Polri, diperintahkan bersikap ekstra responsif, mengutamakan penyelamatan korban, percepatan distribusi bantuan, serta pemulihan berbagai fasilitas vital.
Upaya percepatan bantuan di lapangan terus dilakukan, dengan pengerahan maksimal sumber daya pemerintah pusat, BNPB, TNI, Polri, serta dukungan pemerintah daerah.
(Red).
