Malang || kolocokronews
– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur menjadwalkan pelaksanaan kegiatan Pembentukan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) Tahun 2025 pada bulan November ini. Kegiatan tersebut akan berlangsung di sejumlah sekolah yang tersebar di Kabupaten Malang, Tulungagung, dan Blitar.
Dalam surat pemberitahuan resmi bernomor 300.2.3/2985/208.2/2025, BPBD Jatim menyebutkan bahwa sekitar 10 sekolah akan menjadi lokasi pelaksanaan program SPAB. Dari jumlah tersebut, 7 sekolah berada di wilayah Kabupaten Malang, menjadikannya daerah dengan kegiatan terbanyak.
Adapun sekolah yang terpilih di Kabupaten Malang antara lain SMA Negeri 1 Tumpang, SMA Negeri 1 Singosari, SMA Negeri 1 Kepanjen, SMA Negeri 1 Lawang, Ponpes An-Nur 3, Ponpes Shirotol Fuqoha, dan PPPI Jeru.
Kegiatan pembentukan SPAB dirancang selama dua hari. Hari pertama diisi dengan paparan dari narasumber, penyusunan indikator SPAB, serta pelatihan evakuasi mandiri dan pertolongan pertama gawat darurat (PPGD) dasar yang dilakukan secara paralel dengan bimbingan tiga fasilitator.
Pada hari kedua, peserta akan mengikuti simulasi evakuasi dan PPGD dasar, dilanjutkan dengan pelatihan pemadaman api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) maupun goni atau karung basah. Proses ini akan melibatkan tim BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten/Kota, serta para fasilitator.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 100 peserta, terdiri dari unsur keamanan sekolah, komite sekolah, guru, staf, BPBD, serta perwakilan siswa. Melalui program ini, BPBD Jatim berharap seluruh satuan pendidikan mampu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana serta memperkuat budaya tangguh bencana di lingkungan sekolah.
(Red).
