Pasuruan || kolocokronews
– Penantian panjang masyarakat Desa Bakalan, Kabupaten Pasuruan, untuk memiliki akses penyeberangan yang aman akhirnya terwujud. Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., meresmikan Jembatan Perintis Garuda pada Jumat (26/6/2026), sebagai wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur.
Peresmian tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Pasuruan serta disambut antusias warga yang selama bertahun-tahun harus bergantung pada jembatan bambu sederhana. Saat musim penghujan tiba, jembatan itu kerap rusak bahkan hanyut diterjang banjir, sehingga aktivitas masyarakat sering terhambat.
Menurut Kepala Desa Bakalan, Wintolo (51), kondisi tersebut telah berlangsung sejak era 1980-an. Selama itu pula warga bergotong royong membangun kembali jembatan setiap kali mengalami kerusakan. Keterbatasan akses membuat masyarakat kesulitan menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari menuju sekolah, fasilitas kesehatan hingga mengangkut hasil pertanian.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan implementasi arahan Presiden Republik Indonesia agar TNI terus hadir membantu masyarakat melalui program-program yang memberikan manfaat langsung bagi kehidupan rakyat.
Dalam sambutannya, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun menegaskan bahwa pembangunan jembatan merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus komitmen untuk menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Jembatan ini bukan sekadar sarana penghubung, tetapi menjadi jalan yang membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berkembang. Kami berharap keberadaannya mampu memperlancar mobilitas, meningkatkan aktivitas ekonomi, serta memudahkan akses menuju layanan pendidikan dan kesehatan,” ungkapnya.
Seluruh proses pembangunan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan prajurit TNI dan masyarakat setempat. Kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa semangat kolaborasi mampu menghadirkan pembangunan yang bermanfaat bagi banyak orang.
Selain meresmikan Jembatan Perintis Garuda, Divif 2 Kostrad juga terus melanjutkan pembangunan infrastruktur lainnya. Saat ini, prajurit Yonzipur 10 Kostrad tengah mengerjakan pembangunan jembatan di wilayah Gempol, Kabupaten Pasuruan, sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat.
Melalui pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan warga, Divif 2 Kostrad menegaskan bahwa pengabdian TNI tidak hanya diwujudkan dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga melalui karya nyata yang membuka akses, memperkuat perekonomian, dan menghadirkan harapan baru bagi masyarakat.
(Red).
