GRATI, PASURUAN – KOLOCOKRONEWS.COM__, Dalam upaya memperkuat sinergi dan menyusun strategi penurunan angka stunting, Puskesmas Grati bersama Puskesmas Kedung Wetan menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) Layanan Prioritas Kesehatan pada Rabu, 26 Agustus 2026, bertempat di Aula Graha RSUD Grati lantai 3, Jl. Raya Grati No. 199, Desa Ranuklindungan, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan berlangsung pukul 08.00 hingga 12.30 WIB dengan tema utama “Pencegahan dan Penanganan Stunting di Kecamatan Grati”.
(Lokarkarya Tribulanan Lintas Sektor dan Forum Konsultasi Publik ” FKP), Rabu, 26 Ags 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, perangkat desa, lembaga keagamaan, akademisi, hingga tenaga kesehatan, sebanyak 15 perwakilan dari berbagai unsur,
Baik dari Instansi & Pemerintahan antara lain:Hari Hijroh Saputro, S.STP.. (Camat Grati),
Ketua K3S Kecamatan Grati, Kepala KUA Kecamatan Grati, Lembaga Keagamaan & Kemasyarakatan, Ketua PC NU Ranting Grati, Ketua Muslimat NU Ranting Grati, Ketua Fatayat NU Ranting Grati, Ketua TP PKK Kec. Grati, dan Mahasiswa Universitas Winaregana.
Adapun untuk tenaga Kesehatan & Fasilitas Kesehatan: Direktur, Bidang Humas, Dokter Spesialis Anak Grati (Yang mewakili), PMD dr. Laura Lay, PMD Bale Betari, Dokter Spesialis Obgyn, PMB Bidan Finish Relawati,
Dalam penyampaiannya, Bapak Hari Hijroh Saputro, S.STP. selaku Camat Grati menegaskan pentingnya kepedulian kolektif dalam penanganan stunting.
“Masalah penurunan angka stunting ini bukan tugas saya saja, bukan pula tugas salah satu pihak tertentu. Akan tetapi, tugas ini adalah tugas kita bersama.”
Pernyataan ini disambut antusias seluruh peserta, sekaligus mempertegas bahwa keberhasilan pencegahan stunting tidak bisa dibebankan hanya kepada instansi kesehatan, melainkan memerlukan gotong royong dari pemerintah kecamatan, perangkat desa, tokoh agama, organisasi masyarakat, hingga setiap keluarga di Kecamatan Grati.
dr. M. Darwis Wijaya menyampaikan bahwa “Stunting bukan sekadar tubuh pendek, melainkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) — mulai dari janin hingga usia 2 tahun. Jika terlewat, pertumbuhan tidak bisa dikejar kembali.”
Dr. Eko Mahfud, Pencegahan & Pelayanan yang Harus Dilakukan Bersama:
Sebelum Hamil: Pastikan calon ibu memiliki gizi baik, tidak anemia, dan mengonsumsi Tablet Tambah Darah serta Asam Folat dan saat Hamil: Rutin periksa kehamilan, konsumsi gizi seimbang, hindari rokok dan alkohol, penuhi kebutuhan protein hewani & sayur buah. Saat Lahir: Beri ASI eksklusif 6 bulan pertama, tanpa makanan/minuman tambahan.
Usia 6–24 Bulan: Beri Makanan Pendamping ASI bergizi lengkap, kaya protein & kalsium, rutin ke Posyandu untuk timbang berat badan & ukur tinggi badan. Jangan lupa imunisasi lengkap. peran Semua Pihak: Pemerintah, tokoh agama, masyarakat, dan keluarga harus bergerak bersama — tidak bisa hanya dari pihak kesehatan saja.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan optimal: pemeriksaan kehamilan, skrining gizi, konseling, hingga pemantauan pertumbuhan anak. Namun keberhasilan tergantung kesadaran keluarga untuk rutin memanfaatkan layanan kesehatan yang ada.”
Forum ini menjadi wadah menyatukan pandangan dan langkah agar pencegahan stunting di wilayah Grati berjalan terpadu dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Demikian atas perhatian dan partisipasi seluruh pihak, diucapkan terima kasih, semoga kerja sama ini terus berlanjut demi tercapainya target kesehatan masyarakat yang optimal.
Akhmad Jamaludin Khoir, S.Ag., M.Pd.I. “Pernikahan dini sering kali berjalan beriringan dengan putus sekolah, keterbatasan peluang ekonomi, dan pola asuh yang kurang tepat — semua faktor ini memperparah risiko stunting yang berulang dari generasi ke generasi.”
po
Solusi yang Harus Dilakukan Bersama:
“Kami dari lembaga keagamaan dan kemasyarakatan siap berperan aktif: memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya pernikahan dini, pentingnya menunda pernikahan hingga usia matang secara fisik maupun mental, serta pentingnya pendidikan yang cukup sebelum membangun rumah tangga. Pencegahan stunting dimulai dari memastikan calon ibu tumbuh sempurna terlebih dahulu.”
“Stunting dan pernikahan dini adalah dua sisi dari mata uang yang sama. Tidak bisa kita potong satu sisi saja. Kita harus memberantas keduanya secara bersamaan agar generasi mendatang benar-benar sehat, cerdas, dan kuat.”
Tim_Red
