Malang ||kolocokronews
– Dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama dan masyarakat, Muspika Kecamatan Singosari menggelar kegiatan Safari Ramadhan 1447 H/2026 M di Pendopo Kantor Desa Tamanharjo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 17.10 WIB hingga 18.20 WIB tersebut dihadiri sekitar 100 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah kecamatan, aparat TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, hingga warga Desa Tamanharjo.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Singosari Wellem S.Sos, Kapolsek Singosari AKP Achmad Zainuddin SH., MM., Danramil 26/Singosari Kapten Arh Heri Widodo, Ketua MUI Kecamatan Singosari Ustadz Ode Al Idrus, tokoh LDNU Singosari Ustadz Goziadin Zuhri, perwakilan MWC NU Singosari Ustadz Syaiku, Ketua DMI Kecamatan Singosari Achmad Suryadi, Kepala Desa Tamanharjo Sumardi, serta sejumlah pejabat instansi kecamatan.
Selain itu hadir pula Bhabinkamtibmas Desa Tamanharjo Aiptu Haris Teguh, Babinsa Serka Eko Pras, Kepala UPT Dishub Singosari Taufik, perwakilan UPT DLH Singosari Agung, para Ketua RT dan RW se-Desa Tamanharjo, serta ibu-ibu Muslimat dan masyarakat setempat.
Kepala Desa Tamanharjo, Sumardi, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan jajaran Muspika Singosari yang telah melaksanakan Safari Ramadhan di wilayahnya. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Muspika Singosari di Desa Tamanharjo. Apabila dalam penyambutan terdapat kekurangan, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ujar Sumardi.
Sementara itu, Camat Singosari Willem menegaskan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sarana untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah, tokoh agama dan masyarakat.
Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah terus melanjutkan berbagai program pembangunan yang sejalan dengan visi Malang Makmur, yang tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan spiritual masyarakat.
“Melalui kegiatan Safari Ramadhan ini kita ingin memperkuat sinergitas antara Muspika dengan masyarakat, sekaligus mendorong terwujudnya Singosari sebagai kota santri,” jelasnya.
Kapolsek Singosari AKP Achmad Zainuddin yang baru menjabat beberapa minggu juga memperkenalkan diri kepada masyarakat. Dalam kesempatan itu ia memaparkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Singosari selama bulan Ramadan.
Menurutnya, terdapat beberapa fenomena yang kerap muncul di bulan suci, seperti perang sarung di kalangan remaja, aksi balap liar, hingga maraknya penipuan online. Oleh karena itu, ia mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya.
“Peran keluarga sangat penting dalam menjaga anak-anak agar tidak terlibat dalam kegiatan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegasnya.
Danramil 26/Singosari Kapten Arh Heri Widodo juga menambahkan bahwa kegiatan Safari Ramadhan menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara aparat dengan masyarakat. Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya turut melakukan pemantauan terhadap program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai bagian dari upaya penguatan ekonomi masyarakat desa.
Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial dan tidak mudah terpengaruh oleh berita yang belum tentu benar atau hoaks.
Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah singkat (kultum) yang disampaikan oleh Gus Ayub. Dalam ceramahnya, ia mengajak masyarakat untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum meningkatkan keimanan, memperkuat persaudaraan, serta memperbanyak amal ibadah.
Menjelang waktu berbuka, para peserta kemudian bersiap melaksanakan sholat Magrib berjamaah yang dilanjutkan dengan buka puasa bersama antara Muspika Singosari dan masyarakat Desa Tamanharjo di Balai Desa.
Kegiatan Safari Ramadhan tersebut berlangsung dengan tertib, aman dan penuh keakraban, sekaligus menjadi wujud nyata kebersamaan antara pemerintah, aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga keharmonisan serta kondusivitas wilayah Kecamatan Singosari selama bulan suci Ramadan.
(Red).
