MAGETAN || kolocokronews
— Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang memicu terjadinya tanah longsor di kawasan barat Jalan Lingkar Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, Rabu (10/12/2025) dini hari. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 04.30 WIB akibat kondisi tebing yang cukup curam.
Informasi kejadian pertama kali diterima oleh Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Magetan pada pukul 08.16 WIB. Longsoran tanah memiliki tinggi sekitar lima meter dengan lebar kurang lebih dua meter.
Akibat kejadian ini, material longsor menutup sekitar 50 persen badan jalan di sisi barat Lingkar Telaga Sarangan. Selain itu, longsoran juga menimpa sebuah warung milik Suwito (74), warga RT 02 RW 01 Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan. Material tanah mengenai bagian atap warung dan menyebabkan kerusakan ringan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Menindaklanjuti laporan, Pusdalops-PB bersama Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Magetan segera menuju lokasi kejadian. Sekitar pukul 08.40 WIB, petugas melakukan pendataan sekaligus berkoordinasi dengan pihak terkait guna percepatan penanganan.
Proses pembersihan material longsor dilakukan secara manual. Tim TRC-PB membersihkan timbunan tanah menggunakan cangkul, sementara material batu berdiameter sekitar dua meter dipecah dengan alat sederhana agar dapat dipindahkan. Hingga pukul 11.40 WIB, pembersihan material tanah berhasil diselesaikan sehingga akses jalan mulai kembali terbuka.
Namun demikian, pembersihan material batu besar belum sepenuhnya tuntas. Penanganan lanjutan direncanakan akan dilakukan oleh warga sekitar melalui kegiatan gotong royong, sembari tetap memantau kondisi tebing untuk mengantisipasi potensi longsor susulan.
BPBD Magetan mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar tetap waspada, terutama saat hujan turun, mengingat kawasan tersebut rawan longsor akibat kondisi geografis dan kemiringan lereng.
(Red).
