Safari Subuh dan Patroli Sahur, Polres Malang Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Ramadan 1447 H

Rate this post

Malang || kolocokronews
Memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, semakin mengintensifkan pengamanan wilayah melalui pendekatan humanis dan religius. Program Safari Subuh dan patroli sahur digelar sebagai langkah preventif guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif hingga Idul Fitri.

Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolres  AKBP Muhammad Taat Resdianto,S.H.,S.I.K.,M.H yang turun menyapa warga dan memperkuat komunikasi dengan masyarakat.

Safari Subuh perdana dilaksanakan di Masjid Nurul Huda, Kelurahan Candirenggo, Kecamatan Singosari, Sabtu (21/2/2026). Selain menunaikan salat Subuh berjamaah, Kapolres berdialog dengan para jamaah untuk menyampaikan pesan kamtibmas sekaligus menyerap aspirasi warga.

Turut hadir menyambut langsung kegiatan tersebut Kapolsek Singosari AKP Achmad Zainudin, SH., M.M. beserta jajaran. Hadir pula tokoh agama Bapak Ismail dan Bapak Suryadi yang dikenal sebagai Dai Kamtibmas, serta para tokoh dan masyarakat Kelurahan Candirenggo. Kehadiran unsur kepolisian dan tokoh masyarakat ini menjadi simbol kuatnya sinergi dalam menjaga ketertiban selama Ramadan.

Berdasarkan pemetaan internal, wilayah Singosari termasuk kawasan yang memiliki potensi kerawanan setiap Ramadan, seperti perang sarung, balap liar, dan penggunaan petasan berlebihan. Aktivitas tersebut dinilai dapat mengganggu ketenangan ibadah sekaligus membahayakan keselamatan masyarakat.

Kapolres menegaskan bahwa pencegahan harus dilakukan sejak dini dengan menggandeng tokoh agama dan pengurus masjid. Menurutnya, masjid memiliki peran strategis sebagai pusat ibadah sekaligus ruang pembinaan sosial.

“Ramadan adalah momentum memperkuat keimanan dan kesadaran hukum. Kami berharap para dai dan penceramah turut menyampaikan pesan-pesan keamanan agar generasi muda tidak terlibat perang sarung, balap liar, maupun penyalahgunaan petasan,” ujarnya.

Melalui patroli sahur dan Safari Subuh, kepolisian ingin membangun kedekatan emosional dengan masyarakat. Pendekatan ini diharapkan mampu menekan potensi gangguan keamanan melalui kesadaran kolektif, bukan semata-mata penindakan hukum.

Dengan kolaborasi antara aparat, tokoh agama, dan warga, Polres Malang optimistis suasana Ramadan di wilayah Kabupaten Malang dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan hingga Hari Raya Idul Fitri tiba.
(Red).

error: Content is protected !!