Malang || kolocokronews
– Pasukan 08 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jawa Timur menggelar kajian hukum sekaligus diskusi strategis bersama Lembaga Kajian dan Bantuan Hukum (LKBH) Perintis, Sabtu (13/12/2025). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Pasukan 08 yang berlokasi di Jalan Perm Bumi Mondoroko Raya, Singosari, Kabupaten Malang.
Acara yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB ini dihadiri Ketua DPD Pasukan 08 Jawa Timur, Tri Widiarko, S.H., M.H., bersama Bendahara DPD Pasukan 08, Ustadz Imam Hidayat, S.E., M.M. Turut hadir Ketua DPW Bahu Prabowo Malang, Indra, S.H., S.IP., C.PLI., C.PLA., serta perwakilan dari LKBH Perintis yakni Yulianto, S.H., M.H., dan Hery Cahyono, S.E., M.M., CRP. Sejumlah anggota Pasukan 08 juga mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias.
Kegiatan diawali dengan rapat pengkajian dan diskusi mendalam terkait rencana program Pasukan 08 ke depan. Pembahasan difokuskan pada estimasi pelaksanaan program, serta analisis dampak yang diharapkan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Aspek hukum menjadi salah satu perhatian utama agar setiap program yang dijalankan memiliki landasan yang kuat dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Selain membahas arah dan strategi organisasi, forum ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi serta memperkuat kolaborasi antaranggota dan mitra. Melalui diskusi terbuka, seluruh peserta berupaya menyamakan visi dan misi demi mewujudkan program kerja Pasukan 08 yang lebih terarah, efektif, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Dalam keterangannya, Ketua DPD Pasukan 08 Jawa Timur, Tri Widiarko, menyampaikan bahwa kajian hukum ini merupakan langkah penting untuk memastikan setiap gerak organisasi berjalan profesional dan berkelanjutan. Ia berharap sinergi dengan LKBH Perintis dapat terus terjalin guna mendukung pelaksanaan program Pasukan 08 ke depan.
“Dengan kajian dan diskusi bersama ini, kami ingin memastikan seluruh program Pasukan 08 memiliki perencanaan matang, berdampak positif, serta selaras dengan aturan hukum yang berlaku,” ujarnya.
Kegiatan tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat koordinasi dan kerja sama, demi mengoptimalkan peran Pasukan 08 dalam menjalankan program-program sosial dan kemasyarakatan di Jawa Timur.
(Red).
