KOTA MALANG|| kolocokronews – Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di berlangsung khidmat dan penuh sukacita. Untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman, Kapolda Jawa Timur melakukan peninjauan langsung ke lokasi, Selasa (17/2/2026).
Kedatangan jenderal bintang dua tersebut menjadi bagian dari agenda monitoring pengamanan di sejumlah wilayah Jawa Timur selama momentum Imlek dan libur panjang. Di Malang, Kapolda didampingi Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana serta pengurus dan panitia klenteng.
Dalam keterangannya, Irjen Pol Nanang Avianto menyampaikan ucapan selamat kepada umat Tionghoa yang merayakan. Ia menegaskan bahwa kehadiran aparat kepolisian merupakan bentuk komitmen negara dalam menjamin kebebasan beribadah.
“Polri hadir untuk memastikan setiap masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman dan nyaman. Kami berharap seluruh rangkaian perayaan Imlek berjalan lancar tanpa gangguan,” ujarnya.
Pengamanan dilakukan secara terukur dan terkoordinasi. Di wilayah Kota Malang, sebanyak 125 personel diterjunkan untuk mengamankan titik-titik vital, termasuk rumah ibadah dan pusat keramaian. Sementara di tingkat provinsi, pola pengamanan dikendalikan oleh Karo Ops Polda Jatim dan dilaksanakan serentak oleh jajaran Polres.
Tak hanya fokus pada kegiatan ibadah, Polda Jatim juga memantau aktivitas masyarakat di sektor pariwisata. Perayaan Imlek tahun ini bertepatan dengan akhir pekan panjang, yang berpotensi meningkatkan mobilitas warga.
Kapolda juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga suasana damai, terlebih dalam waktu dekat umat Muslim akan memasuki bulan suci Ramadan. Ia menilai momen berdekatan ini menjadi pengingat pentingnya menjaga harmoni dan toleransi antarumat beragama.
“Ini momentum yang baik untuk memperkuat kebersamaan. Kita jaga Jawa Timur tetap kondusif agar semua umat bisa beribadah dengan tenang,” tegasnya.
Hingga kegiatan peninjauan berakhir, situasi di Klenteng Eng An Kiong terpantau aman dan tertib. Ibadah berlangsung lancar di bawah pengamanan aparat gabungan, mencerminkan semangat kebersamaan dan kerukunan di Kota Malang.
(Red).
